Kota Ambon Miliki Ruang Terbuka Hijau 626,3 Hektar | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Kota Ambon Miliki Ruang Terbuka Hijau 626,3 Hektar

BERITA MALUKU. Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kota Ambon hingga tahun 2015 telah mencapai 626,300 hektar, kata Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) setempat, Lusia Izaak.

"Sampai saat ini pemanfaatan runag terbuka hijau di kota Ambon telah mencapai 626,3 hektar, hal ini dilakukan dengan menyiasiati kawasan yang dianggap gersang dan tidak terlindungi tumbuhan," katanya di Ambon, Senin (6/7/2015).

Menurut dia, berbagai upaya dilakukan pihaknya untuk mengoptimalkan RTH dengan melakukan penanaman pohon jenis trembesi di sejumlah ruas jalan di Ambon.

Penanaman pohon telah dilakukan sejak 2014 untuk kawasan pusat kota yakni kawasan Jalan Sultan Hairun, Sudirman, Tulukabessy dan kawasan lainnya.

"Pohon trembesi yang ditanam sebagian telah tumbuh rindang dan meneduhkan para pejalan kaki, tetapi tidak dipungkiri juga ada di sejumlah kawasan yang masih gersang karena pohon tidak dimanfaatkan dengan baik," katanya.

Lusia mengatakan, RTH di luar kawasan hutan menjadi tanggung jawab pihaknya, sedangkan untuk di dalam kawasan hutan merupakan peran Dinas Kehutanan.

"Kami berupaya melakukan program yang terkait dengan RTH, anggaran yang tersedia di DAK dimanfaatkan selain untuk tupoksi BLH mengawasi juga dimanfaatkan untuk RTH," ujarnya.

Ia menjelaskan, selain di kawasan publik sekolah dan kampus juga menjadi sasaran, pihaknya melakukan upaya melalui program Adiwiyata melestarikan sekolah.

Upaya ini lanjutnya didukung pihak sekolah yang memanfaatkan halama sekolah untuk membuat apotik hidup atau menamam aneka tumbuhan yang dapat dimanfaatkan.

Program Adiwiyata tingkat Kota Ambon diberikan setiap tahun kepada sekolah sebagai upaya menumbuhkan perilaku dan kesadaran pentingnya lingkungan hidup.

"Perilaku dan kesadaran akan pentingnya lingkungan hidup yang asri, nyaman, indah dan hijau harus dimulai sejak dini kepada generasi muda agar dapat dilakukan secara berkelanjutan," katanya.

Lusia menambahkan, kesadaran dan perilaku aktif ini akan terus didorong melalui peran aktif masyarakat dan pemerintah agar keberlanjutan ruang kota Ambon tetap dinikmati hingga generasi selanjutnya.

"Umumnya setiap sekolah di Ambon telah menerapkan kurikulum lingkungan hidup, tetapi sebaiknya tidak hanya penerapan tetapi diberlakukan berkelanjutan agar tidak hanya di sekolah tetapi lingkungan tempat tinggal," ujarnya. (ant/bm 01)
Lingkungan 7035530839094755628

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang