BMKG: Ketinggian Gelombang di Laut Arafura Capai Lima Meter | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

BMKG: Ketinggian Gelombang di Laut Arafura Capai Lima Meter

BERITA MALUKU. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pattimura Ambon, menyatakan, laut Arafura dan perairan Kepulauan Aru, Maluku, dengan ketinggian gelombang mencapai lima meter berbahaya bagi armada pelayaran tradisional.

"Jadi masyarakat pesisir hendaknya mematuhi peringatan dini tersebut agar tidak menangkap ikan guna mengantisipasi kemungkinan terjadi musibah laut," kata Kepala BMKG Stasiun Pattimura Ambon, George Mahubessy, di Ambon, Minggu (19/7/2015).

Gelombang dengan ketinggian mencapai tiga meter berpeluang terjadi di perairan pulau Ambon, perairan pulau Seram, perairan pulau Buru, perairan pulau Wetar, perairan pulau Leti, perairan kepulauan Tanimbar, perairan kepulauan Kai, laut Banda, laut Maluku dan selat Manipa.

Dia mengemukakan, tinggi gelombang juga dipengaruhi kecepatan angin yang melanda sejumlah daerah di Maluku mencapai 30 - 35 KM/jam yakni Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah, Kota Tual, Kabupaten Maluku Tenggara, Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Kabupaten Buru, Kabupaten Kepulauan Aru dan Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).

Kecepatan angin mencapai 25 KM/jam berpeluang terjadi di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) dan Kabupaten Buru Selatan.

Sedangkan, hujan dengan intensitas ringan berpeluang terjadi Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah, Kabupaten MTB, Kabupaten Kepulauan Aru, Kabupaten SBB, Kabupaten SBT dan Kabupaten Buru Selatan.

Kondisi cuaca berawan berpeluang terjadi di di Kota Tual, Kabupaten Maluku Tenggara, Kabupaten Buru, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).

"Peringatan dini tersebut telah disosialisasikan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di sembilan Kabupaten dan dua Kota di Maluku," ujar George.

Dia juga mengharapkan para Bupati dan Wali Kota agar mengimbau perusahan penyedia maupun pengguna jasa transportasi agar memperhatikan perubahan cuaca secara ekstrim.

Para pengguna jasa transportasi juga hendaknya memaklumi bila terjadi penundaan dan keterlambatan jadwal keberangkatan pesawat atau kapal laut akibat faktor cuaca karena pertimbangan perlunya memprioritaskan keselamatan.  (ant/bm 01)
Bencana Alam 8453937987054062069

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang