Ratusan WNA Myanmar Segera Dipulangkan dari Ambon | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Ratusan WNA Myanmar Segera Dipulangkan dari Ambon

BERITA MALUKU. 300 orang lebih warga negara asing (WNA) asal Myanmar yang saat ini berada di Kota Ambon segera dipulangkan ke negara asal, kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Ambon, Nanang Koesdarjanto.

"Mereka akan dipulangkan dengan bantuan pihak Organisasi Internasional untuk Migrasi (International Organization for Migration/IOM)," kata Nanang Koesdarjanto di Ambon, Kamis (25/6/2015).

Dia menjelaskan sebanyak 300 orang warga Myanmar itu merupakan hasil pendataan Pihak Kedutaan Myanmar bersama IOM yang dilakukan di Ambon pada Selasa (23/6).

"Kedatangan Kedutaan Myanmar ke Ambon ini atas laporan dari beberapa warganya di Ambon ingin pulang ke Myanmar namun membutuhkan surat perjalanan akhirnya mereka menghubungi pihak Kedutaan di Jakarta," ujarnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, pihak Kedutaan datang untuk mendata berapa banyak warganya yang mau pulang untuk diberikan dokumen perjalanan.

"Jadi kita tunggu saja kalau sampai pihak Kedutaan kembali ke Jakarta dan mengeluarkan dokumen perjalanan pulang ratusan warganya langsung ditandatangani Imigrasi Ambon, dengan sendirinya mereka sudah bisa pulang ke negara asal dengan bantuan IOM," ujarnya.

Nanang Koesdarjanto menambahkan bahwa mereka semua masih tinggal di kapal-kapal tempat mereka bekerja yang saat ini masih di labu di kawasan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Ambon di Tantui dan ada sebagian juga yang labu di luar PPN.

"Informasi mereka ingin kembali ke negara asal sebab tidak berlayar lagi sejak dikeluarkannya Moratoruim Nopember 2014," katanya.

Memang mereka tetap dilayani oleh perusahaan tempat mereka bekerja, lanjutnya, terutama hidup sehari-hari namun mereka tetap ingin pulang sebab tidak mempunyai pekerjaan. (ant/bm 01)
Ambon 1500254071556778422

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang