Pelabuhan Yos Sudarso Tual Masuk Progam Tol Laut | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Pelabuhan Yos Sudarso Tual Masuk Progam Tol Laut

BERITA MALUKU. Dinas Perhubungan Maluku menyatakan pelabuhan Yos Sudarso, Kota Tual, masuk dalam program tol laut sebagai bagian dari realisasi kebijakan pengembangan kemaritiman Presiden Joko Widodo.

"Jadi pelabuhan Yos Sudarso merupakan mata rantai terjamin kelancaran pasokan bahan pokok masyarakat, material bangunan, suku cadang dan lainnya dari sentra produksi maupun pelabuhan besar," kata Kadis Perhubungan Maluku Benny Gaspersz di Ambon, Rabu (24/6/2015).

Pelabuhan Yos Sudarso siap merealisasikan program tol laut dari pelabuhan besar yakni Kuala Tanjung, Tanjung Priok, Tanjung Perak, Makassar dan Sorong. Apalagi tersedia lahan memadai yang menjamin bongkar muat kontainer.

Tujuannya menjamin kelancaran pasokan bahan pokok masyarakat, material bangunan, suku cadang dan lainnya di daerah masih tergolong tertinggal.

Pelabuhan Yos Sudarso, Kota Tual, juga dimanfaatkan untuk menyuplai kebutuhan masyarakat di Kabupaten Maluku Tenggara yang wilayahnya dibatasi jembatan Watdek.

"Prinsipnya pelabuhan Yos Sudarso siap menyukseskan program tol laut dari Presiden Joko Widodo yang fokus untuk menghidupkan sektor maritim yang selama ini terpunggungi," tegas Benny.

Disinggung pelabuhan Yos Sudarso, Kota Ambon, dia menjelaskan, belum masuk program tol laut karena terjamin kelancaran transportasi dari Jakarta, Surabaya dan Makassar.

"Pasokan bahan pokok masyarakat, material bangunan, suku cadang dan lainnya melalui pelabuhan Yos Sudarso Ambon selama ini lancar," ujar Benny.

Sebelumnya, Gubernur Maluku Said Assagaff mengungkapkan Presiden Joko Widodo telah menyetujui pengembangan pelabuhan Ambon sebagai salah satu kota strategis yang masuk dalam program tol laut.

"Saya sampaikan kepada Presiden bahwa rakyat Maluku bangga dengan kebijakan tentang program kemaritiman terutama soal tol laut, tapi kami kecewa karena tol laut hanya sampai di Makassar (Sulsel) dan lompat ke Sorong, lalu Provinsi Maluku hanya dilewati," katanya.

Mendengar penjelasan seperti itu, katanya, Kepala Negara langsung meresponsnya dan menyatakan Ambon masuk dalam program tol laut sehingga jalurnya dari bagian barat dan tengah tidak terputus langsung ke Papua.

Dia menjelaskan usulan itu disampaikan saat berlangsung pertemuan para kepala daerah dengan Presiden Jokowi di Istana Bogor, beberapa waktu lalu.

"Saya langsung perintahkan Ketua Bappeda Maluku, Anthonius Sihaloho segera berkoordinasi karena akan ada perombakan di Bappenas terkait program tol laut, di mana Kota Ambon juga dijadikan salah satu pintu strategis," ujarnya.

Selain itu, Kementerian Perhubungan juga datang ke Ambon dan melihat pelabuhan laut di situ sehingga rencananya dilakukan perombakan besar-besaran terhadap Pelabuhan Yos Sudarso Ambon. (Ant/bm 01) 
Perhubungan 6205830900766776581

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang