Gubernur Maluku Dorong IAKN Ambon Jadi UKN, Menteri Agama Nyatakan Komitmen Penuh
AMBON - BERITA MALUKU. Harapan besar Pemerintah Provinsi Maluku untuk melihat Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Ambon bertransformasi menjadi Universitas Kristen Negeri (UKN) kian menemukan titik terang.
Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, menegaskan komitmennya untuk menangani langsung proses alih status tersebut.
Penegasan itu disampaikan Menteri Agama usak menghadiri peresmian alih bentuk IAIN Ambon menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) A.M. Sangadji, Jumat lalu. Pada momentum kunjungan yang dinilai istimewa tersebut, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa secara terbuka menyampaikan harapan Pemerintah Provinsi Maluku agar IAKN Ambon dapat segera menyusul UIN A.M. Sangadji beralih bentuk menjadi universitas.
“Pada kesempatan yang sangat baik ini, izinkan saya menyampaikan harapan besar Pemerintah Provinsi Maluku dan seluruh masyarakat, agar ke depan IAKN Ambon juga dapat segera bertransformasi menjadi Universitas Kristen Negeri,” ujar Gubernur Hendrik Lewerissa.
Menanggapi dorongan tersebut, Menteri Agama menyatakan bahwa secara prinsip Kementerian Agama mendukung penuh pengembangan perguruan tinggi keagamaan negeri, termasuk IAKN Ambon. Ia bahkan menegaskan kesiapan dirinya untuk mengawal langsung proses perubahan status tersebut, sepanjang seluruh persyaratan formal dapat dipenuhi.
Menteri Agama menekankan bahwa kriteria pembukaan dan perubahan status perguruan tinggi keagamaan negeri harus diterapkan secara proporsional. Menurutnya, standar yang berlaku di Jakarta tidak bisa sepenuhnya dijadikan ukuran bagi daerah seperti Ambon yang memiliki karakter, keunggulan, dan kearifan lokal tersendiri.
“Setiap daerah punya kekhususan dan kelebihannya masing-masing. Jangan ukuran Jakarta dipakai sepenuhnya untuk mengukur Ambon. Di sini ada kearifan lokal dan eksisting yang juga harus menjadi pertimbangan,” tegasnya.
Ia mencontohkan perubahan status IAIN Ambon menjadi UIN A.M. Sangadji yang justru menunjukkan peningkatan signifikan dalam capaian dan prestasi institusi. Pengalaman tersebut, kata dia, menjadi bukti bahwa transformasi kelembagaan dapat mendorong akselerasi kualitas pendidikan tinggi keagamaan.
“Setelah berubah menjadi UIN, prestasinya meningkat. Ini juga yang kita harapkan terjadi pada IAKN. Sepanjang persyaratan formalnya diselesaikan, saya akan meng-handle langsung prosesnya,” kata Menteri Agama.
Lebih jauh, Menteri Agama menyampaikan keyakinannya bahwa kehadiran dua universitas keagamaan negeri Islam dan Kristen dalam bentuk universitas di Maluku nantinya akan memperkuat peran strategis pendidikan tinggi keagamaan dalam mencetak generasi unggul, sekaligus menjadi simbol nyata harmoni, toleransi, dan keberagaman yang terus dirawat di Bumi Raja-raja.
“Insya Allah, ke depan kita bangga melihat IAKN Ambon menjadi Universitas Kristen Negeri,” pungkasnya.
