Stok Gula di Gudang Bulog Maluku Kosong | Berita Maluku Online | Berita Terkini Dari Maluku Berita Maluku Online
Loading...

Stok Gula di Gudang Bulog Maluku Kosong

AMBON - BERITA MALUKU. Hamdani Malawat, Kepala Bidang Operasional Pelayanan Publik (OPP) Perum Bulog Divisi Regional Maluku mengakui, untuk kebutuhan stok Gula yang ada di saat ini di gudang bulog masih kosong.

"Yang menjadi masalah di kami yaitu ketersediaan gula, untuk sementara secara nasional gula memang masih kosong, karena terkendala transportasi. Gula yang beredar saat ini dari pihak swasta," ujar Malawat kepada awak media usai rapat TPID Maluku, yang berlangsung dilantai dua kantor Gubernur, Selasa (10/03). Dipimpin langsung Sekretaris Daerah Maluku, Kasrul Selang.

Bahkan diakuinya, harga gula yang ada saat ini sudah diatas harga eceran tertinggi (HET) dari Rp12.500 menjadi Rp18-19 ribu.

Walaupun demikian, ia mengungakapkan, kedepan akan masuk 250 ton gula, yang diperuntukan untuk kota Ambon 150 dan 100 ton untuk Tual. Namun dirinya belum tahu pasti kapan gula tersebut tiba.

Sedangkan untuk beras, kata Malawat ketersediaan stok yang ada di bulob mencapai 10 ribu ton, bisa mengkafer sampai lima bulan kedepan.

"Untuk masalah beras ini tidak terjadi inflasi di pasar karena semua yang ada bulog melakukan operasi pasar, jadi semua pasar sudah kita masuk sehingga ketersediaan beras dan keterjangkauan harga masih stabil," cetusnya.

Sementara itu, Plt Kabid perdagangan dalam negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Maluku, Poli Jamlean mengatakan untuk harga gula di distributor saat ini mencapai Rp16.500, sehingga gula yang dijual di pasar tradisional mencapai Rp18-19 ribu.

"kenaikan harga ini karena adanya kenaikan harga di daerah pemasok seperti surabaya. untuk kelangkaan tidak, apalagi akan memasuki musim giling di bulan juni, itu berarti juli barang sampai," tuturnya.

Ia membantah jika stok Gula saat ini mengalami kelangkaan, mengingat dari hasil pantauan di gudang 8 distributor, stok gula di posisi 187 ton, bisa bertahan 29 hari kedepan. Kemudian akan ada masuk sekitar 65 ton dalam minggu ini sampai minggu depan, sehingga dipastikan gula ini aman.

Sementara untuk bahan pokok lainnya, kata Poly dari hasil pantauan yang dilakukan Dipserindag dan satgas pangan setiap hari baik pasar tradisional, pasar modern maupun distributor semua dalam keadaan yang aman, stok beras bisa bertahan sampai dengan 53 hari kedepan, minyak goreng 24 hari kedepan, terigu 88 hari, telur 14 hari kedepan.
Ekonomi 884287483312703676
Beranda item

# Kota Ambon

Indeks

# TNI - POLRI

Indeks