Jelang Natal dan Tahun Baru di Malukuk, Stock BBM Aman | Berita Maluku Online | Berita Terkini Dari Maluku Berita Maluku Online
Loading...

Jelang Natal dan Tahun Baru di Malukuk, Stock BBM Aman

AMBON - BERITA MALUKU. PT. Pertamina memastikan kebutuhan stock Bahan Bakar Minyak (BBM) menjelang Natal 25 Desember 2019 dan Tahun baru 1 Januari 2020 (Nataru) aman.

Kepastian ini disampaikan General Manager PT Pertamina MOR VIII Maluku Papua, Gema Iriandus Pahalawan kepada awak media usai pertemuan bersama antara anggota komisi VII DPR RI Dapil Maluku, Mercy Barends dan BPH Migas di Terminal BBM, Wayame, Ambon, Selasa (10/12/2019).

Dikatakan, setiap harinya ada pengiriman suplai dari Balikpapan, Cilacap untuk semu prodak yang dibutuhkan di Maluku, seperti premium, bio solar, pertamax, pertalite, dan dexlite.

"Sesuai upadet data untuk semua prodak di posisi 16,5 hari," ujarnya.

Dirinya mengungkapkan, untuk avtur sesuai informasi mengalami kritis, namun hal tersebut sudah bisa terkendali. Karena saat ini sedang dilakukan bongkar avtur sekitar 10.000 KL.

"Jadi kebutuhannya bisa sampai awal tahun baru, bahkan posisinya di 16-18 hari," ucapnya.

Untuk keseluruhan daerah Maluku, stock BBM yang paling kecil 4-5 hari, namun hal tersebut sudah bisa terkendali karena ada suplai tambahan empat kapal, tiga diantaranya sudah beroperasi.

Ditambah dengan distribusi dari sembilan pesawat, serta ada 59 kapal SPUB dan 400 mobil tanki yang dioperasikan.

Tidak hanya stock BBM, pihaknya juga menugaskan pegawainya untuk standbye 24 jam, jangan sampai ada keluhan atau komplain dari masyarakat terhadap ketersediaan BBM.

"Jadi kalau ada komplain, informasi BBM yang kritis di suatu daerah segera ditindaklanjut," tandasnya.

Menindaklanjuti ketersediaan stock yang disampaikan Pertamina, Anggota Komisi VII DPR RI, Mercy Barends meminta agar siapapun yang bermain-main dengan melakukan penimbunan BBM dan lain sebagainya, dalam mempengaruhi harga, agar ditindak tegas.

"Hasil koordinasi kami dilapangan stock tersedia, jadi kalau ada yang coba main-main saya minta tindak tegas saja, karena ini untuk kepentingan masyarakat banyak," pintanya.

Karena menurutnya, dibeberapa tempat terjadi hal seperti ini. Olehnya itu, perlu ada koordinasi antara pemda dan kepolisian dalam mengawasi persoalan ini.

"Jadi harapan kami itu jangan terjadi lagi, kalau terjadi kita minta tindak tegas sesuai peraturan hukum yang berlaku," tegasnya.
Natal 7930700827765394299
Beranda item

# Kota Ambon

Indeks

# TNI - POLRI

Indeks