Juara Bersama Lomba Perahu Manggurebe, Porto Protes | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Juara Bersama Lomba Perahu Manggurebe, Porto Protes

AMBON - BERITA MALUKU. Panitia akhirnya menetapkan Porto dan Desa Tanah Rata, Banda sebagai juara bersama lomba perahu Manggurebe, berdasarkan surat keputusan nomor 01.1103/PAR-BPPP/VIII/2019.

Keputusan ini diambil panitia, untuk mencegah kericuhan pada saat pengumuman, di penutupan Festival Teluk Ambon. Mengingat, usai finish di Lantamal IX Ambon, peserta dari Tanah Rata, Banda tidak menerima dengan keputusan panitia, yang pada saat itu mengumumkan Porto sebagai juara I.

Namun keputusan yang diambil panitia ini, tidak diterima oleh peserta dari Porto.

Akibatnya, diakhir penutupan Festival Pesta Teluk Ambon, di Pattimura Park, Selasa (20/08), peserta dari Porto kemudian mendatangi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Parawisata dan Ekonomi Kreatif, Irawan Asikin, untuk memprotes keputusan panitia.

Dengan emosional, peserta Porto kemudian mempertanyakan keputusan. Adu argument terjadi antara Plt Kadis Parawisata dengan peserta, bahkan terjadi saling dorong antara salah satu pegawai Dinas Parawisata dengan peserta.

Tak lama kemudian, aparat kemudian datang untuk melerai, dan mengeluarkan peserta Porto dari halaman acara Festival Teluk Ambon.

Acara kemudian berlangsung aman, dilanjutkan dengan hiburan nyanyi dari Nanala Voice dilanjuta Wakil Gubernur, Barnabas Orno, dan Gubernur, Murad Ismail, bersama istri Widya Ismail.

Namun disaat hiburan nyanyi tengah berlangsung, masyarakat Porto kemudian mendatangai kembali tempat acara, dengan suara lantang mempertanyakan hal tersebut.

Suara dari masyarakat Porto ini terdengar sampai ke Telinga Gubernur, Murad Ismail. Murad kemudian menghampiri masyarakat Porto.

Dirinya mengungkapkan, bahwa dari hasil foto udara, membuktikan sebenarnya yang juara adalah Banda, Tanah Rata.

"Sebenarnya juara 1 Banda, tapi kita tidak jatuhi kalian, sehingga ditetapkan juara bersama, hadiah juga tidak dipotong," pungkasnya.

Dirinya, menyesalkan hal ini. Bahkan akan memikirkan kembali untuk menyelenggarakan lomba ini di tahun depan.

"Kalau ribut begini tidak usah dibuat lagi pertandingan seperti begini. Nanti saya pikiran kegiatan ini lagi," pungkasnya. 

Untuk diketahui, panitia menetapkam Juara I sebagai juara bersama untuk Porto dan Tanah Rata Banda. Mereka mendapatkan bonus masing-masing seesar Rp45 Juta, Juara II Haria Rp35 juta, Juara III Desa Boiyauw, Banda Rp30 juta, Harapan I ihamau Rp25 juta, harapan II Rumah Tiga, Rp20 juta.
Aneka 6553839710276628428
Beranda item

# Kota Ambon

Indeks

# TNI - POLRI

Indeks

#ANEKA

Indeks

Kurs Mata Uang