Pemprov Maluku Programkan Putri-Putri Maluku Latihan Kerja di Jepang | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Pemprov Maluku Programkan Putri-Putri Maluku Latihan Kerja di Jepang

Gubernur Maluku, Murad Ismail
AMBON - BERITA MALUKU. Dalam rangka mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) Maluku untuk nantinya dapat bekerja di Blok Masela, maka Pemerintah Daerah Provinsi Maluku telah memprogramkan untuk melatih putra-putri di bumi seribu pulau ke Jepang.

Upaya pemerintah provinsi Maluku ini menindaklanjuti instruksi Presiden Joko Widodo agar tenaga kerja lokal bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin.

"Jadi kalau Bupati Kepulauan Tanimbar telah 100 orang di setiap periode untuk menyelesaikan studi di Polteknik Energi dan Mineral AKA, Migas Cepu. Maka saya telah memprogramkan untuk memgirim anak-anak Maluku dari 11 kabupaten/kota dilatih ke Jepang, guna dipersiapkan untuk Blok Masela," ujar Gubernur Maluku, Murad Ismail, kepada awak media di kantor Gubernur, Selasa (23/07/2019).

Dikatakan, sebelum dilatih di Jepang, mereka akan bekerja pada salah satu perusahaan di Jakarta, sambil belajar bahasa Jepang, selama tiga bulan. Setelah itu, baru dikirim ke Jepang.

"Putri-putri Maluku yang akan dikirim merupakan lulusan SMA yang tidak mau lagi melanjutkan studi di perguruan tinggi. yang penting dia sehat kita kirim ke Jepang," ujarnya.

Program ini, jelasnya ditangani langsung Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat - Pemerintah Desa (BPM-PD), Provinsi Maluku, Rusdi Ambon, yang juga menjabat Plt Dirut PD Panca Karya.

"Jadi untuk pemdaftarannya nanti tanyakan kepada Rusdi Ambon," ucapnya.

Jelasnya, sekembalinya dari Jepang, SDM yang dikirim diberikan kebebasan, apakah ingin mengabdi di Maluku, atau ingin membuka perusahaan, silahkan saja.

"Yang dikirim tidak terikat, dia kembali mau kerja bersama kita silahkan, dia punya kelebihan modal sedikit untuk membuat perusahaan silahkan. Yang penting tugas kita bagaimana orang Maluku kita majukan SDM dengan peningkatan kualitas di bidang migas," tuturnya.

Terlepas dari hal tersebut, Mantan Dankor Brimob Polri ini telah mengagendakan untuk bertemu dengan SKK Migas.

"Besok saya akan bertemu dengan SKK migas, apalagi kepala SKK migas mengatakan Maluku sudah pasti mendapatkan 10 persen dan pekerja-pekerja itu semua kalau bisa lokal," ungkapnya.

Untuk itu, kedepan dirinya memberikan kewenangan penuh kepada perusahaan daerah, dalam mengelola investasi yang masuk di Maluku. Termasuk forsi yang didapatkan dari Blok Masela.

"Jadi kita memanfaatkan batul perusahaan daerah. Jadi semua investor yang masuk kesini harus bicara dengan perusahaan daerah," pungkasnya.
Pemprov 6118070381268702035
Beranda item

# Kota Ambon

Indeks

# TNI - POLRI

Indeks

#ANEKA

Indeks

Kurs Mata Uang