Bawa Nama Kapolres Pulau Buru, Kades Masnana Diperas Puluhan Juta | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Bawa Nama Kapolres Pulau Buru, Kades Masnana Diperas Puluhan Juta

NAMROLE - BERITA MALUKU. Kepala Desa Masnana, Kecamatan Namrole, Kabupaten Buru Selatan, Romeldus Nurlatu diperas puluhan juta rupiah oleh orang yang tak bertanggung jawab dengan mengatasnamakan Kapolres Pulau Buru, Wakapolres Pulau Buru dan Kasat Serse Polres Pulau Buru.

Pemerasan tersebut diungkapkan oleh Romeldus Nurlatu kepada wartawan. Diungkapkan, permintaan uang tersebut di trasnfer ke nomor rekening 0604456117 pada bank BNI atas nama Minarsih, sudah tidak wajar lagi.

Disebutkan Nurlatu, permintaan transfer uang sudah terjadi tiga kali dengan nominal transfer yang berbeda-beda.

Dirincikan, untuk transfer pertama dirinya disuruh orang tak dikenal itu dengan menggunakan Nomor Handphone 081214731117 dan 08128481557 dengan mengatas namakan Kapolres untuk mentransfer uang sebanyak Rp15 juta.

“Waktu ditelepon katanya dari Kapolres Buru minta ditransfer Rp15 juta untuk selesaikan masalah dan hari itu juga di transfer ke rekening BNI atas nama Minarsih,” ungkap Nurlatu kepada wartawan di Masnana, Selasa (16/7).

Lanjutnya, tak hanya itu, selang beberapa hari kemudian giliran Sekretaris Desa, Afrizal Warhangan juga ditelepon oleh orang tak dikenal menggunakan nomor (HP) 081299554579 dengan mengatasnamakan Wakapolres Buru dan meminta uang sebanyak Rp7 Juta.

Bendahara Desa Masnana tak luput dari target pemerasan orang tidak dikenal ini karena mendapat telepon sebanyak dua kali oleh nomor (HP) 081244962253 mengatasnamakan Kasat Serse Polres Pulau Buru dengan tujuan yang sama untuk menyelesaikan masalah.

“Bendahara juga ditelpon dan diminta kirim Rp5 juta dan sudah dikirm. Jadi total yang dikirim sebanyak Rp27 juta tapi ternyata masalah tak kunjung selesai,” ujarnya.

Merasa ditipu, Nurlatu meminta agar Pihak Polres Pulau Buru dapat melacak nomor-nomor yang telah melakukan pemerasan terhadap dirinya.

Kasubag Humas Polres Pulau Buru, Ipda Dede S Rifai dikonfirmasi terkait hal ini mengatakan bahwa, pemerasan yang dialami oleh kepala Desa Masnana adalah penipuan dan pihaknya sementara melacak mereka yang melakukan pemerasan dengan mengatas namakan perwira dilingkup Polres Pulau Buru.

“Kapolres Pulau Buru tidak pernah meminta sejumlah uang kepada siapapun baik yang terjerat dengan hukum ataupun tidak, laporan ini sudah saya konfirmasi langsung ke Kapolres, dan Kapolres sudah memeritahkan Kasat Reskrim dan Kasat Intel serta jajaran untuk melacak nomor yang mengatas namakan beliau, atau pejabat Polres Pulau Buru,” ucap Kasubag Humas membalas pesan Whatsapp yang dikirim media ini.

Dijelaskan, berdasarkan pelacakan yang dilakukan oleh Pihak Polres Pulau Buru terhadap nomor yang melakukan pemerasan itu ternyata bukan dari dalam area Provinsi Maluku.

“Ini merupakan tindak pidana penipuan yang mengatas namakan Kapolres dan sudah Cek Pos No. Hp serta alamatnya berada diluar Maluku. Ada di daerah Jawa,” jelasnya.

Bahkan dirinya menganjurkan kepada Kepala Desa Masnana untuk tidak mentransfer uang ke pihak-pihak yang mengatasnamakan perwira Polres Pulau Buru.

“Tolong hubungi Kades bahwa ini penipuan. Dan untuk nomor rekening tujuan atas nama Minarsih sementara dikejar. Semua jaringannya orang luar Maluku,” tandas Dede.

Diketahui, Kades Masnana Romeldus Nurlatu ini sedang tersandung kasus hukum terkait ADD/DD tahun 2017 dan 2018. Dan sedang dalam proses penyelidikan di Polres Pulau Buru. Sejumlah saksi sedang dimintai keterangan oleh Tim Tipikor di Polsek Namrole. (AZMI)

Hukrim 4383528757635671095
Beranda item

# Kota Ambon

Indeks

# TNI - POLRI

Indeks

#ANEKA

Indeks

Kurs Mata Uang