DPS Pilkada Maluku Utara 2018 Turun | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

DPS Pilkada Maluku Utara 2018 Turun

BERITA MALUKU. KPU Maluku Utara (Malut) menyebutkan terdapat tren penurunan jumlah pemilih sebanyak 57,880 dari total Daftar Pemilih Tetap Pilkada tahun 2013.

"Hal ini terlihat dari hasil rekapituliasi DPD Pilkada Malut 2018 hanya mencapai 763.266 jiwa pilih dari total DPT tahun 2013 sebanyak 821.146 jiwa pilih, sedangkan sebanyak jumlah Pemilih Tidak Memenuhi Syarat (TMS) sebanyak 184.495 jiwa pilih," kata Ketua KPU Malut, Syahrani Somadayo usai menggelar rapat pleno terbuka penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) pemilihan gubernur dan wakil gubernur oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Malut di Ternate, Kamis (23/3/2018).

Syahrani Somadayo menyebutkan, rekapitulasi DPS per Kabupaten/Kota diantaranya Halmahera Barat (Halbar) pemilih Laki-laki, 35.559 dan Perempuan, 34.099, total 69.658, sementara Halmahera Selatan (Halsel), pemilih Laki-laki, 74.687 dan pemilih Perempuan, 71.493, total 146.180.

Selain itu, DPS Halmahera Tengah (Halteng) pemilih Laki-laki, 17.169 dan Pemilih Perempuan, 16.536, total, 33.705. Halmahera Timur (Haltim) Pemilih laki-laki, 29.274 dan Pemilih Perempuan, 27.492, total, 56.766. dan Halmahera Utara (Halut) Pemilih Laki-laki, 66.902 dan Pemilih Perempuan, 65.776, total 132.678. Dan Kepulauan Sula (Kepsul) Pemilih Laki-laki, 28.949 dan Pemilih Perempuan, 29.080, total, 58.029.

Sedangkan, untuk Kota Ternate sendiri Pemilih Laki-laki, 56.263 dan Pemilih Perempuan, 57.631, total, 113.894. Selanjutnya, Kota Tidore Kepulauan (Tikep) Pemilih Laki-laki, 33.914 dan Perempuan, 33.928, total, 67.842. Pulau Morotai pemilih Laki-laki, 23.449 dan Pemilih Perempuan, 22.103, total, 45.552. dan Kabupaten Pulau Taliabu dengan jumlah Pemilih Laki-laki, 19.821 dan Pemilih Perempuan, 19.141, total, 38.962.

Dari jumlah tersebut mama total DPS dI Provinsi Malut jumlah pemilih laki-laki, 385.987 dan Pemilih Perempuan, 377.279, total keseluruhan, 763.266 DPS untuk pilkada Malut 2018.

Kendati demikian, banyak yang belum melakukan perekaman e-KTP sehingga nanti dikordinasikan dengan Dukcapil agar sebelum penetapan DPT harus Sudah melakukan perekaman e -KTP bagi Yang belum, tetapi yang sudah disampaikan ke untuk dimasukkan dalam DPT.

Dia menyebutkan sesuai data 152.404 yang berpotensi belum merekam e-KTP bisa jadi sudah merekam tetapi waktu dI Coklit yang bersangkutan tidal ada dan orang rumah belum memastikan sudah merekam atau belum sehingga ketika ragu mama sehingga dianggap berpotensi belum ada e-KTP.

Menurutnya, dari seluruh Kabupaten kota yang lebih banyak bemum melakukan perekaman e -KTP paling banyak di kota Ternate tetapi yang lebih berpotensi tidak memiliki e -KTP presentasi tertinggi Kabupaten Kepulauan Sula.

Reactions: 
Malut 8699098821893647332

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# Kota Ambon

Indeks

# TNI - POLRI

Indeks

#ANEKA

Indeks

Kurs Mata Uang