Srikandi Maluku, Jacqueline Sahetapy Nahkodai HIPMI Maluku Periode 2017-2020 | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Srikandi Maluku, Jacqueline Sahetapy Nahkodai HIPMI Maluku Periode 2017-2020

BERITA MALUKU. Musyawarah Daerah (Musda) X Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Maluku yang digelar di ruang rapat Swiss-Bell Hotel, Kadewatan, Kota Ambon, pada Sabtu (4/11) menetapkan secara aklamasi Srikandi Maluku, Jacqueline Margareth Sahetapy untuk memimpin BPD HIPMI Provinisi Maluku periode 2017-2020.

Sahetapy yang sejak masa pendaftaran bakal Calon Ketua Umum (Calketum) BPD HIPMI Maluku, tampil sebagai satu – satunya kandidat yang mengembalikan berkas pendaftaran telah menyisihkan enam bakal calon kandidat lainnya.

Untuk maju dan bertarung di bursa pemilihan, Ketum BPD Maluku, wanita alumnus Lemhanas angkatan IV ini mengklaim, mendapat dukungan V dari IX BPC HIPMI Kabupaten/kota, yakni BPC Hipmi SBB, Buru, Bursel Aru dan Maluku Tengah.

Musda X HIPMI Maluku yang mengusung tema, ”Membangun Integritas dan Konektivitas Menuju Kemandirian Ekonomi Pengusaha Muda” dibuka oleh Gubernur Maluku, Said Assagaf dan dihadiri Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI – RI, Bahlil Lahadalia didampingi oleh sejumlah pengurus BPP lainnya, Koordinator HIPMI Wilayah Timur, pengurus BPD Provinsi Papua Barat, Lampung, Sumatera Barat dan Sulawesi Selatan, pengurus BPD HIPMI Maluku serta ketua dan pengurus BPC HIPMI Kabupaten/Kota di Maluku.

Saat memberikan sambutannya, ketua terpilih HIPMI Maluku, Jacqueline Margareth Sahetapy menyatakan, visinya adalah: Terwujudnya pengusaha muda Maluku yang mandiri dan berdaya saing di tingkat lokal, Nasional maupun Global.

Ia mengungkapkan, dari Visi tersebut tercetus lima misi yakni, mewujudkan tata kelola informasi yang akuntabel berbasi teknologi, mewujudkan ketersedian infrastruktur organisasai yang representatif, membangun wirausaha muda Maluku yang berdaya saing, mewujudkan perekonomian Maluku yang berkeadilan dan yang terakhir adalah meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat Maluku, dan penguatan wawasan kebangsaan Pengusaha Muda Maluku.

Sementara itu, berdasarkan lima misi tersebut, maka diuraikan lagi dalam Sembilan Program Prioritas.

Ternyata dalam Sembilan program prioritas tersebut isinya hampir sama dengan dengan hasil rekomendasi dari komisi-komisi saat rapat Pleno Munas yang beranggotakan masing-masing BPC Kabupaten/Kota di Maluku.

“Tadi ada beberapa penyampaian dari teman-teman BPC yang Saya lihat ada terakomodir dalam program prioritas saya, Kalau begitu Kita jodoh,” cetusnya.

Kesembilan Program Prioritas tersebut diantarannya adalah pemantapan konsolidasi BPC Hipmi se-Maluku yakni dengan program tiga bulan sekali dilakukan pertemuan forum Ketua Umum, penyediaan lahan dan pembangunan kantor Hipmi Maluku, pengadaan sarana penunjang organisasi, penguatan kapasitas Pelaku Usaha Kecil (PUK) melalui pemberdayaan Bimtek dan essesitas PUK, Menjalin kemitraan strategis dan produktif dengan Lembaga Perbankan dan Non Perbankan, Menjalin kerjasama dengan Perguruan Tinggi untuk mendorong Mahasiswa berwirausaha melalui program Hipmi Goes to Campus, menjalin koordinasi dengan Pemprov Maluku yang berfokus pada bidang Infrastruktur pertanian perikanan dan Diklat, mewujudkan partisipasi sosial melalui HIPMI peduli. Dan yang terakhir adalah peningkatan wawasan Pengusaha Muda Maluku yang Pancasilais.

Munas HIPMI Maluku baru berakhir sekira pukul 17.30 WIT, acara ditutup oleh Wakil Sekjen DPP HIPMI, Umar Ali Lessy. (NiK)
Aneka 3550761544012749192

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# DPRD MALUKU TENGAH

Indeks

# Kota Ambon

Indeks

# TNI - POLRI

Indeks

#ANEKA

Indeks

Kurs Mata Uang