Tunggakan Raskin Kecamatan Namrole Bursel Hanya Rp3,4 juta | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Tunggakan Raskin Kecamatan Namrole Bursel Hanya Rp3,4 juta

BERITA MALUKU. Tunggakan Beras Miskin (Raskin) untuk Kecamatan Namrole, Kabupaten Buru Selatan (Bursel) tahun 2017 hanya sebesar Rp.3,4 juta. Tunggakan tersebut ada pada dua Desa yaitu Desa Leku sebesar Rp1 juta dan Desa Namrinat sebesar Rp2.4 juta.

“Kalau tunggakan Raskin untuk Kecamatan Namrole tunggakannya itu hanya Rp3 juta sekian, diantaranya desa Namrint Rp2.4 juta dan desa Leku Rp1 juta. Tunggakan itu pada Kades yang lama bukan kades yang baru,” kata Kapala Kantor Kecamatan Namrole, Hamis Waiulung Kepada Berita Maluku Online di ruang kerjanya, Senin (17/7/2017).

Camat mengatakan, dirinya telah menyurati mantan pelala desa (kades) Leku untuk melakukan permintaan tetapi belum direspons, namun tunggakan ini telah diberikan tanggungjawab kepada Kades Namrinat yang baru dan Leku agar dapat menyelesaikan tunggakan tersebut.

“Untuk mencegah terjadi hambatan penyaluran raskin saya suda sampaikan surat ke Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Bupati serta Bulog (tembusan) agar segera menyalurkan raskin 2016 mulai dari September sampai
Desember,” jelasnya.

Dikatakan, karena empat bulan itu belum disalurkan dari pihak Bulog Maluku melalui penyalur yakni Tiong yang berdomisili di Kota Namlea Kabupaten Buru.

Lanjutnya, di Kecamatan Namrole ada terjadi penurunan Kepala Keluarga (KK) miskin, sehingga diharapkan dalam waktu dekat penyaluran raskin dapat terlaksana.

“Jumlah raskin untuk kecamatan Namrole pada tahun 2016 sebanyak 10 ton satu bulan, setiap tiga bulan disalurkan. Empat bulan itu belum dan 2017 belum juga,” katanya.

Camat mengaku bingung bahwa ada surat pemberitahuan dari Bulog Maluku ada terjadi tunggakan pembayaran Raskin belas juta rupiah. Padahal hanya tiga juta sekian saja.

“Saya bingung, apakah tunggakan itu di penyalur ataukah dimana, saya bingung,” ujar Camat.

Dijelaskan, raskin yang diberikan ini kepada semua masyarakat kurang mampu terkecuali tak diberikan untuk PNS atau pengusaha atau orang yang mampu. Dan untuk diketahui raskin dijual Rp.1600/kilo.

Di tempat berbeda, Kapala Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Kabupaten Bursel, David Seleky mengatakan, berdasarkan hasil kordinasinya dengan pihak Bulog bahwa distribusi raskin itu sampai bulan Agustus 2016.

“Sedangkan bulan September sampai Desember belum dikarenakan tunggakan dari camat-camat sehingga Bulog tak bisa distribusi,” jelas Seleky.

Dikatakan, bila tunggakan itu dilunasi maka dengan sendirinya dari Bulog melakukan distribusikan raskin yang sisa itu.  Dan,  untuk enam kecamatan yang ada di Kabupaten Bursel, hanya  kecamatan Kapala Madan yang melunasi pembayaran raskin ke Bulog hingga desember 2016.

“Tetapi lima kecamatan yang lain belum karena masih ada tunggakan, dan tunggakan terbesar kecamatan Fena Fafan,” ungkap Seleky.

Setelah dikordinasi dengan camat Fena Fafan, dijanjikan akan segera merealisaikan tunggakan itu, kata Seleky, besar tunggakan untuk 5 kecamatan total berjunmlah Rp.230 juta, untuk Kecamatan Fena Fafan Seleky mengaku harus lihat daftarnya agar tak
salah menyebutnya. (LE)
Daerah 929125811332129195

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# DPRD MALUKU TENGAH

Indeks

# Kota Ambon

Indeks

# TNI - POLRI

Indeks

#ANEKA

Indeks

Kurs Mata Uang