Dalam Waktu Dekat, Wali Kota Ambon Akan Lakukan Rasionalisasi Birokrasi | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Dalam Waktu Dekat, Wali Kota Ambon Akan Lakukan Rasionalisasi Birokrasi

BERITA MALUKU. Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy menyatakan, rasionalisasi birokrasi di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) setempat dilakukan sesuai mekanisme.

"Kita dalam waktu dekat akan melakukan rasionalisasi birokrasi sesuai aturan normatif, yakni kebutuhan formasi dan pelayanan kepada masyarakat," katanya, di Ambon, Selasa (11/7/2017).

Ia mengatakan, setelah dilantik pada 22 Mei 2017, maka Menteri Dalam Negeri (Mendagri) mengijinkan kepala daerah melakukan penataan sesuai aturan Undang-Undang ASN No 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara .

Undang - Undang ASN menyatakan, setelah dilantik kepala daerah dilarang untuk melaksanakan mutasi untuk jangka waktu enam bulan, kecuali mendapat ijin dari Mendagri.

"Kami telah mendapat ijin dari Mendagri. Jadi tidak perlu menunggu waktu hingga enam bulan. Kami juga telah melakukan koordinasi dengan Komisi ASN. Prinsipnya semua sudah siap," ujar Richard.

Dia menjelaskan, kebijakan utama setelah dilantik Gubernur Maluku, Said Assagaff yakni melakukan kosolidasi birokrasi dan masyarakat. Kebijakan utama yakni memberikan perhatian pada hal-hal yang berkaitan dengan masyarakat.

Sejumlah kebijakan utama seperti kebersihan maupun penerangan jalan harus dimaksimalkan dan menjadi sebuah fakta bagi masyarakat dan kekuatan bagi pemerintah.

"Masalah kebersihan, penerangan dan pelayanan publik merupakan program prioritas kepemimpinan lima tahun lalu, tetapi akan dilanjutkan kembali melalui pembenahan dan penataan agar lebih baik lagi," ujarnya.

Sementara kebijakan lainnya terkait jabatan birokrasi, hal tersebut bukan hak tetapi kepercayaan, karena jika pimpinan tidak lagi dapat dipercaya, maka sewaktu-waktu harus siap diganti.

"Dalam menjalani suatu tugas haruslah kepercayaan dan kerjasama menjadi dasar, dan sumbernya adalah kepercayaan, " tandas Richard.

Upaya konsolidasi akan ditempuh sesuai konstitusi yang berlaku. Jika setelah dilantik ternyata Mendagri mengijinkan untuk kita melakukan penataan maka akan dilaksanakan.

"Jabatan ini bukan soal loyal atau tidak loyal. Namun, bagaimana melaksanakan kepercayaan yang telah diberikan." katanya.

Program prioritas yang disiapkan Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih periode 2017 - 2022 adalah bersifat menyentuh langsung kepentingan publik, bersifat monumental, lintas urusan, berskala besar dan memiliki urgensi yang tinggi, serta memberikan dampak luas kepada masyarakat.

Tujuh program prioritas yakni Ambon aman, bersih, terang, sehat, cerdas, berbudaya dan Ambon yang sejahtera.

Visi misi dan program prioritas ini merupakan kelanjutan kepemipinan lima tahun lalu 2011-2016 yakni Benahi Ambon dengan lima program prioritas yaitu Ambon bersih, terang, tertib perparkiran, pelayanan publik dan Ambon yang partisipatif.
Ambon 2881941393487831910

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# DPRD MALUKU TENGAH

Indeks

# Kota Ambon

Indeks

# TNI - POLRI

Indeks

#ANEKA

Indeks

Kurs Mata Uang