BPOM Ambon Awasi Penjualan Mie Samyang Korea | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

BPOM Ambon Awasi Penjualan Mie Samyang Korea

BERITA MALUKU. Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Ambon melakukan pengawasan penjualan mie Samyang asal korea yang mengandung fragmen DNA spesifik babi di sejumlah swalayan di kota Ambon .

"Pengawasan dilakukan di delapan swalayan besar di kota Ambon diantaranya Hypermart Ambon City Center (ACC), Maluku City Mall (MCM). Planet 2000, Alfa, Makro dan swalayan Fris," kata Kepala BPOM Ambon, Sandra Linthin kepada Antara, Senin.

Hasil pengawasan yang dilakukan tidak menemukan produk mie instan asal korea dijual di swalayan di kota Ambon.

Ia mengatakan, keempat produk dinyatakan tidak memenuhi ketentuan karena tidak mencantumkan peringatan "mengandung babi" pada kemasannya.

Empat produk mie yakni Samyang atau produk U- Dong, Nongshum dengan produk Shin Ramyun Black, Samyang dengan nama produk mie instan rasa kimchi dan Ottogi dengan nama Yeul Ramen.

Razia tidak hanya dilakukan di kota Ambon tetapi juga di kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) bersamaan dengan pengawasan sarana pangan.

Menurut Sandra, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan tim pengawasan terpadu di Masohi, ibu kota kabupaten Maluku Tengah, Langgur, Maluku Tenggara dan kota Tual untuk melakukan pengawasan produk tersebut.

"Komunikasi telah dilakukan dengan tim terpadu yang terdiri dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan Dinas Kesehatan untuk melakukan pengawasan, karena hal ini merupakan instruksi dari BPOM pusat," katanya.

Ia mengakui, BPOM telah menerbitkan izin edar produk makanan setelah dilakukan evaluasi terhadap aspek keamanan, mutu, gizi serta label.

Dalam peraturan Kepala BPOM Nomor 12 tahun 2016 dinyatakan bahwa pangan olahan yang mengandung bahan tertentu yang berasal dari babi harus mencantumkan tanda khusus berupa tulisan "mengandung babi".

"Dan gambar babi berwarna merah dalam kotak berwarna merah diatas warna putih. Produk tersebut juga telah diinstruksikan importir untuk menarik produk dari peredaran," tandasnya.
Ambon 4148804169428853092

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# DPRD MALUKU TENGAH

Indeks

# Kota Ambon

Indeks

# TNI - POLRI

Indeks

#ANEKA

Indeks

Kurs Mata Uang