BPBD Ternate Minta Warga di Kawasan DAS Waspada Banjir | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

BPBD Ternate Minta Warga di Kawasan DAS Waspada Banjir

BERITA MALUKU. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate, Maluku Utara meminta warga, terutama yang tinggal di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) agar wewaspadai banjir, menyusul hujan deras selama dua hari terakhir.

Kepala BPBD Kota Ternate, Hasyim Yusuf, di Ternate, Selasa (9/5/2017), mengimbau warga yang tinggal di bantaran sungai maupun sungai mati agar lebih berhati-hati saat musim hujan karena dikhawatirkan terjadinya banjir.

Apalagi, ada beberapa kawasan DAS yang berpotensi terjadi longsoran saat hujan mengguyur Ternate.Tempat-tempat yang berpotensi tersebut diantaranya di sungai mati Tugurara, Baliora dan Fitu.

"Ada beberapa kawasan sungai mati berpotensi banjir. Itu harus diwaspadai oleh warga yang," kata Hasyim.

Dia meminta warga jangan dulu melakukan aktivitas melaut maupun ke kebun saat terjadi hujan lebat dan sebaiknya berdiam di rumah jika terjadi hujan.

"Ada baiknya jangan dulu ke luar rumah saat hujan lebat terjadi. Itu agar warga bisa berjaga - jaga sekiranya ada kejadian yang tidak diinginkan, maka bisa dihindari," ujarnya.

Hasyim mengingatkan, kalau sewaktu-waktu terjadi bencana alam, maka warga diharapkan tidak panik sambil menyelamatkan diri mengikuti arah atau petunjuk jalur evakuasi yang sudah dipasang BPBD.

"Saat terjadi bencana, warga tidak boleh panik. Namun, harus menyelamatkan diri mengikuti jalur evakuasi yang sudah dipasang," tandasnya.

Sedangkan, Prakirawan Cuaca BMKG Kota Ternate, Justia D Galensong menyatakan, Kota Ternate dalam dua hari kedepan diprediksi akan dilanda hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

"Jadi warga yang berada di kawasan rawan longsor dan DAS untuk mewaspadai adanya banjir akibat hujan deras tersebut," tegasnya.
Malut 3513709518833270958

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

Indeks

# DPRD MALUKU TENGAH

Indeks

# Kota Ambon

Indeks

# TNI - POLRI

Indeks

#ANEKA

Indeks

Kurs Mata Uang