Warga Minta Ketegangan Desa Kokwari dan Analutur MBD Segera Diselesaikan | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Warga Minta Ketegangan Desa Kokwari dan Analutur MBD Segera Diselesaikan

BERITA MALUKU. Buntut perkelahian sekelompok pemuda Desa Kowari dan pemuda Desa Analutur, Kecamatan Babar Timur, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) belum lama ini, menimbulkan ketegangan antar dua warga desa tetangga tersebut hingga kini.

Sejumlah masyarakat dua desa ini kepada Berita Maluku Online, Senin (13/2/2017) mengaku, akibat ketegangan ini menyebabkan berbagai aktivitas mereka terganggu, apalagi bagi warga Analutur, karena mereka terus terisolir bahkan tak bisa ke pusat ibukota kecamatan karena dibayang-bayangi rasa ketakutan terkena kekerasan fisik dari warga desa tetangganya itu.

“Kita minta supaya persoalan ini diselesaikan secara kekeluargaan karena bisa merugikan kita semua,” ujar salah satu warga Analutur.

Sebelumnya, Kepala Desa (Kades) Analutur, Frits Oraile menungkapkan keresahanya terkait persoalan tersebut.

Dia menyatakan bahwa sudah hampir satu bulan warganya tidak bisa beraktivitas dengan normal untuk mengurus keperluan di pusat ibukota Kecamatan Bababar Timur akibat kasus perkelahian warga desanya dan beberapa warga desa Kokwari pada tanggal  1 Januari 2017 yang tak jelas asal-usulnya, dimana mengakibatkan tiga warga Kokwari menderita luka terkena sabetan parang, namun kasus tersebut belum terungkap siapa pelakunya, sebab masih diusut pihak berwajib.

“Karena belum tau siapa dalang pelaku kekerasan maka mungkin ada oknum-oknum tertentu mau cari balas dendam kepada warga Analutur,” ujar kades tersebut, sembari meminta polsi bergerak cepat untuk mengungkapkan hal tersebut.

Kapolsek Babar Timur, Hans Betaubun yang dikomfirmasi, membenarkan adanya peristiwa yang disebabkan karena persoalan sejumlah oknum pemuda. Dan kini pihaknya masih terus mengusutnya untuk menemukan pelaku kekerasan, apalagi ada tiga korban kekerasan yang masih dirawat. Pihakya nantinya akan mengambil keterangan lebih lanjut.

Ketika ditanya apa kebijakan demi pengamanan ketika masyarakat Analutur yang rutin melewati jalur desa kokwari menuju ke pusat ibukota kecamatan, Kapolsek menyatakan telah menempatkan anggotanya di Desa Kokwari untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Perwira pertama polisi ini mengharapkan, agar masyarakat tetap tenang dan mempercayakan penanganan kepada pihak kepolisian untuk, serta meminta dukungan dari masyarakat Analutur untuk memberikan informasi tentang oknum –oknum dalang pelaku kekerasan agar dapat segera diproses hukum.

Dia juga berharap, pelaku secepatnya bisa menyerahkan diri karena keberadaannya sudah tercium. (E/R )
Daerah 5251388640978081563

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

Indeks

# DPRD MALUKU TENGAH

Indeks

# Kota Ambon

Indeks

# TNI - POLRI

Indeks

#ANEKA

Indeks

Kurs Mata Uang