ASN Bursel Harus Tingkatkan Disiplin Kerja | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

ASN Bursel Harus Tingkatkan Disiplin Kerja

BERITA MALUKU. Bupati Kabupaten Buru Selatan (Bursel), Tagop Sudarsono Soulisa, meminta Aparat Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bursel harus mampu meningkatkan disiplin kerja di bidangnya masing – masing untuk melayani masyarakat.

“Terkait dengan Panca Prasetia Korpri, maka sebagai publik service, PNS di lingkup Pemkab Buru Selatan harus dapat meningkatkan disiplin kerja, taat terhadap aturan, serta mampu menghayati dan melaksanakan setiap tugas dan fungsi masing-masing secara maksimal,” kata Bupati dalam sambutan yang dibacakan Sekda Bursel Syharoel Pawa di kantor Bupati, Jumat kemarin.

Disiplin kerja kata Soulisa, merupakan suatu upaya untuk membangkitkan kesadaran dan semangat ASN sebagai aparatur pemerintah dalam rangka melaksanakan tugas-tugas pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat di daerah ini.

Baginya, ASN sebagai aparatur dan administrator negara, penggerak roda birokrasi pemerintah, selalu dituntut mengedepankan peran utamanya sebagai abdi negara. ASN juga diminta memiliki tugas dan kewajiban dalam melaksanakan fungsinya sesuai dengan amanat konstitusi. Untuk itu, ASN harus  selalu memberikan pelayanan publik terbaik kepada seluruh masyarakat.

Soulisa berharap ASN harus bersikap dan perilaku ramah, santun dan mempunyai sifat mengayomi, dan tak arogan serta mau menang  sendiri dalam menjalankan tugas pelayanan. Karena dengan sikap dan perilaku demikian akan dapat memberikan dampak positif terhadap hubungan harmonis antara masyarakat dengan ASN.

“Untuk itu, saya mengajak seluruh komponen ASN dan pegawai honorer agar dapat mewujudkan kondisi kepemerintahan yang baik menuju pemerintahan yang bersih dan berwibawa dengan semboyan: ''Lolik Lalen Fedak Fena," pungkasnya. (N/e)
Daerah 7050440692561626297

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# DPRD MALUKU TENGAH

Indeks

# Kota Ambon

Indeks

# TNI - POLRI

Indeks

#ANEKA

Indeks

Kurs Mata Uang