Direcanakan Akhir Tahun 2016, Bandara Namniwel Buru Test Landing | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Direcanakan Akhir Tahun 2016, Bandara Namniwel Buru Test Landing

BERITA MALUKU. Direncanakan pada akhir tahun 2016 ini, bandara Namniwel, Kabupaten Buru sudah bisa dilakukan test landing.

Rencana ini disampaikan Gubernur Maluku saat meninjau Bandara Namniwel, bersama Ketua DPRD Maluku Edwin Adrian Huwae, Wakil Ketua DPRD Maluku Richard Rahakbauw, Bupati Buru Ramli Umasugi, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Maluku, Beny Gasper dan jajaran SKPD lingkup Pemerintah Kabupaten Buru, Senin (3/10/2016).

Dikatakan, sampai saat ini kendala terberat yakni lahan sudah bisa teratasi, dengan mengacu pada keputusan presiden tahun 2015, tentang percepatan pembangunan infrastruktur.

“Saya kira kendala yang besar tidak ada lagi, ada kepres terbaru  yang mengatur tentang kebutuhan infrastruktur, bisa kita gunakan kepres terkait, sehingga tidak ada halangan,” ujarnya.

Menindaklanjutinya, pada Kamis, 6 Oktober mendatang, gubernur akan bertemu secara langsung dengan Menteri Perhubungan untuk membicarakan percepatan test landing bandara.

“Apalagi Presiden pernah datang di Buru dan meninjau langsung pembangunan bandara. Dalam tinjauan itu, Presiden berjanji akan datang kembali meninjau pembangunan bandara. Jangan sampai beliau datang belum ada penyelesaian bandara. Apalagi ini merupakan janji Presiden untuk masyarakat Bupolo,” tuturnya. 

Kadis Perhubungan Buru, Azis Latuconsina, usai bertemu dengan Pemprov Maluku dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat, di Ambon belum lama ini,  menjelaskan, lahan yang sedang diprogramkan untuk perluasan melalui APBD 2015 seluas 10 hektar dengan anggaran Rp2 miliar.

Namun, pihak bandara menyampaikan membutuhkan perluasan hingga 25 hektare sehingga pihaknya berkoordinasi dengan Pemprov maupun BPN Maluku.

"Jadi dibutuhkan penambahan anggaran untuk 15 hektare yang diprogramkan melalui APBD Perubahan Buru 2015," ujarnya.

Dikemukakan, pengembangan bandara Namniwel untuk memenuhi standar internasional membutuhkan lahan seluas 160 hektare.

Saat ini di lahan seluas 87 hektare sedang dibangun sejumlah fasilitas. Landas pacunya 1.350 meter yang didukung sejumlah fasilitas pelengkap lainnya sedang dirampungkan pembangunannya.

"Presiden Joko Widodo mengarahkan bandara Namniwel berstandar internasional agar menjadi salah satu persyaratan untuk investor mengelola potensi sumber daya alam (SDA) Buru agar mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat," tegas Azis.
Perhubungan 9002476017508429144

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang