Ditetapkan Sebagai Sekolah UGD, SMA 2 Tehoru Masih Minim Infrastruktur | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Ditetapkan Sebagai Sekolah UGD, SMA 2 Tehoru Masih Minim Infrastruktur

BERITA MALUKU. Walaupun telah ditetapkan sebagai salah satu sekolah Unit Garis Depan atau disingkat sekolah UGD mewakili Provinsi Maluku, tetapi SMA Negeri 2 Tehoru, Kecamatan Tehoru, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) masih minim infrastruktur.

Buktinya, sekolah yang berlokasi di Desa Haya, Kecamatan Tehoru itu hingga kini masih kekurangan Ruang Kelas Belajar (RKB) atau hanya memiliki 4 unit RKB, sementara jumlah siswa yang mengenyam pendidikan di sekolah ini berjumlah ratusan siswa.

Sekolah ini tak dilengkapi ruang laboratorium komputer, ruang laboratorium bahasa, laboratorium ilmu alam dan perpustakaan representatif sebagaimana standar sekolah-sekolah lain di tanah air.

Minimnya infrastruktur penunjang pendidikan di sekolah ini membuat kesulitan menyesuaikan dengan sekolah-sekolah berstandar nasional di wilayah lain.

Kepala SMA Negeri 2 Tehoru, Farudin Namakule kepada Berita Maluku Online, Kamis (1/9/2016) mengatakan, pihaknya selalu mengajukan proposal bantuan tambahan gedung kepada Pemerintah Provinsi Maluku dan Pemerintah Kabupaten Kabupaten Maluku Tengah, akan tetapi tak direspons hingga kini.

"Lihat saja sekolah ini, bangunannya sudah tua tapi Pemerintah Daerah belum menjawab permintaan kita sehingga kita cukup kesulitan,” ujar Namakule.

Namakule berharap, Pemerintah Provinsi Maluku ataupun Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah dapat merespons proposal yang sudah dilayangkan pihaknya guna menambah ruang kelas belajar dan sarana penunjang pendidikan lainnya.

Namakule  mengakui bahwa sekolahnya adalah salah satu sekolah UGD dari 72 sekolah UGD yang ada di Indonesia, dan dalam waktu dekat akan menerima sejumlah bantuan dari pihak Kementrian Pendidikan RI, antara lain berupa 40 unit komputer dan laptop 2 in 1, serta beberapa infocus dan alat jaringan internet untuk sistim belajar online. Bantuan ini nantinya bisa dipergunakan untuk kepentingan pendidikan di sekolah.

“Kita sangat bersyukur dengan adanya bantuan ini, namun kita sangat membutuhkan RKB dan ruang laboratorium lainnya untuk para siswa sebagaimana yang diharapkan,” ujar kepsek tersebut. (KAYUM/e)
Pendidikan 2475824438445054157

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang