"Amatooo... PAPARISA" Latuconsina: Terima Kasih untuk Warga Kota Ambon | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

"Amatooo... PAPARISA" Latuconsina: Terima Kasih untuk Warga Kota Ambon

BERITA MALUKU. Paparisa, sebutan dua pasangan Richard Louhenapessy dan Sam Latuconsina yang terpilih sebagai Wali kota dan wakil wali kota Ambon periode 2011-2016, hari ini, Kamis (4/8/2016) dinyatakan berakhir sesuai SK Mendagri nomor 131.81-5875 tentang pemberhentian Wali kota Ambon, Richard Louhenapessy dan SK Mendagri nomor 132.81.5876 tentang pemberhentian Wakil Wali kota Ambon, MAS. Latuconsina.

Wakil Wali kota Ambon, MAS Latuconsina pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat kota Ambon atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan kepada dirinya sebagai Wakil Wali kota bersama Richard Louhenapessy sebagai Wali kota yang telah memimpin kota Ambon selama lima tahun sejak 4 Agustus 2011- 4 Agustus 2016.

Diakuinya, bahwa dalam 5 tahun kepemimpinan pemerintahan kota Ambon, belum seluruhnya harapan warga kota Ambon terealisir, terutama visi-misi Paparisa, namun secara realistis juga perlu diakui bahwa keberhasilan pasangan Paparisa ini secara riset sudah mencapai 85 persen.

“Saya bersama istri dan keluarga menyampaikan terima kasih kepada warga Kota Ambon yang sudah mempercayakan saya sebagai Wakil Wali kota mendampingi pak Richard Louhenapessy sebagai Wali kota Ambon selama lima tahun. Saya menyadari bahwa belum 100 persen keinginan masyarakat Kota Ambon terjawab, tetapi kita juga harus secara realistis mengakui bahwa keberhasilan yang dicapai pemerintah kota Ambon sesuai hasil riset sudah 85 persen. Ini semua bukan hasil kerja keras saya dan pa Richard saja tetapi karena dukungan seluruh warga kota dan juga staf dan pegawai sekota Ambon, mitra kami DPR Kota, serta para stake holder. Saya minta kepada seluruh warga kota untuk sama-sama menjaga kedamaian dan kenyamanan di Kota ini supaya Ambon tetap manis,” kata Latuconsina dalam acara jumpa pers dengan awak media di Ambon, Selasa (3/8/2016) kemarin.

Satu keberhasilan yang diraih adalah penurunan tingkat kemiskinan di kota Ambon.

“Jadi sewaktu saya dan pak Richard mulai bertugas 4 Agustus 2011 itu, tingkat kemiskinan di kota Ambon 11 persen tetapi saat ini turun menjadi 4 persen. Ini suatu hal yang patut kita banggakan karena itu merupakan hasil kerja keras kita semua. Tanpa dukungan masyarakat kota termasuk rekan-rekan pers, mitra kami DPRD dan semua komponen masyarakat maka tidak akan mencapai keberhasilan seperti ini. Karena itu saya sekali lagi mengharapkan kepada warga kota untuk terus memelihara perdamaian di kota ini agar pembangunan dapat berjalan lancar. Saya juga berharap kepada semua warga kota agar Pilkada Kota yang akan berlangsung Februari 2017 nanti dapat berjalan lancar dan aman. Memang saya dengan pak Richard Louhenapessy tidak berpasangan lagi tetapi pasti niat dan tujuan kami adalah untuk membangun kota ini. Jadi siapapun yang dipilih rakyat, harus kita mendukung demi pembangunan di kota Ambon yang lebih baik lagi. Tetapi saya mau bilang kalau teman-teman berjalan di kota Ambon sekarang tentu ada kemajuan karena siapa pun dia yang menjadi pemimpin pasti punya niat yang baik untuk membangun kota Ambon lebih baik lagi,” ujar Sam.

Ditanya wartawan soal pembangunan tugu Adipura yang dikritik, Sam mengatakan itu bukan tugu wali kota atau wakil wali kota, tetapi tugu Adipura itu adalah kebanggaan masyarakat kota Ambon karena dengan partisipasi yang baik seluruh komponen masyarakat kota, maka kota Ambon tiga kali berturut-turut telah mendapat penghargaan tropi Adipura.

"Jadi saya kira tugu Adipura itu sangat penting sebagai kebanggaan kita warga kota,” katanya (**)
Headline 8997606860919663013

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang