Ini Penyebab Harga Kebutuhan Pokok di Malut Tetap Mahal | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Ini Penyebab Harga Kebutuhan Pokok di Malut Tetap Mahal

BERITA MALUKU. Harga kebutuhan pokok masyarakat di Maluku Utara (Malut), tetap masih mahal dan tidak terpengaruh pemerintah telah menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Malut, Asrul Gailea, di Ternate, Rabu (20/4/2016), mengatakan, mahalnya harga bahan pokok masyarakat tidak ada hubungannya dengan naik atau turunnya harga BBM, tetapi lebih kepada faktor persediaan di pasaran.

Apalagi, banyak kebutuhan pokok masyarakat di Malut yang harus didatangkan dari luar daerah.

Jadi sekiranya pemasokan dari luar Malut tidak lancar atau pengangkutannya terhambat, maka pasti harganya naik.

Selain itu, sering adanya spekulasi dari tengkulak yang mengakibatkan harga mengalami kenaikan secara signifikan.

Apalagi Malut merupakan daerah kepulauan yang menggunakan jasa kapal laut untuk membawa barang dari sentra produksi.

Bahkan, untuk akses perkebunan dan peternakan tergantung produksi, sehingga bila kondisi cuaca ekstrim, maka terjadi kelangkaan harga barang dengan akibat harga melonjak.

Menurut Asrul, harga angkutan juga saja sampai saat ini masih mengalami kemahalan. Meski pun ada tol laut juga tidak menjamin akan harga turun, apalagi dikelola oleh swasta.

Dia juga mengimbau para pelaku pasar, untuk tidak memanfaatkan berbagai momentum guna menaikkan harga barang, karena akan mempengaruhi inflasi dan bisa menurunkan daya beli masyarakat.
Malut 764056875548830371

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang