Sanggar Talabatai Akan Tampilkan Festival Seni-Budaya di Akhir Tahun | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Sanggar Talabatai Akan Tampilkan Festival Seni-Budaya di Akhir Tahun

BERITA MALUKU. Sanggar Talabatai, salah satu sanggar seni dan budaya yang saat ini eksis di negeri Sariawang, kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Provinsi Maluku, rencananya akan menggelar sebuah festival rakyat yang terbilang unik dalam menyambut perayaan Natal 2015 nanti.

Ketua Sanggar Talabatai, Max Tuhurima, kepada Berita Maluku Online, Jumat (20/11/2015) menjelaskan, festival yang diselenggarakan di balai desa negeri Sariawang pada 23 Desember 2015, nantinya menghadirkan kurang lebih 15 kelompok yang akan menampilkan sejumlah tari dan lagu budaya Maluku bernuansa Kristiani.

"Festival menyambut Natal, akan menyuguhkan seni pentas budaya asli daerah Maluku dalam bentuk tari dan lagu yang kental dengan nuansa Kristiani. Jadi Gebyar budaya yang akan dipentaskan di akhir tahun ini, saya kira belum pernah terjadi," kata Tuhurima.

Intinya kata Tuhurima, bahwa festival tersebut diharapkan menjadi tradisi masyarakat Maluku dalam menyambut setiap perayaan Natal di daerah ini.

"Jadi bukan semata-mata budaya asli daerah ini saja yang akan kita tampilkan secara umum, tetapi budaya Kristiani juga perlu dihadirkan dalam suasana-suasana seperti ini," katanya.


Tari-tari yang akan disuguhkan pada festival itu kata Tuhurima, seperti tari Pata Siwa Pata Lima, tari Sapa Elake (tari kemenangan orang Alifuru yang baru pulang dari peperangan), tari Raba Ala (tari tanam padi tradisional datuk-datuk jaman dulu), tari Angkat Ikan Nasi (ciri khas masyarakat Sariawang maupun masyarakat umum Maluku), tari kolaborasi 3 daerah Indonesia Timur (tari dero dari Poso, tari Yospan dari Papua dan tari Wayase dari Ambon). Selain juga ada tari obor dan tari-tarian lainnya yang seluruhnya bisa mencapai 15 tarian dan lagu.

Lain dengan musik bambu yang dipopulerkan oleh Moluca Bamboo Wind Orchestra, sanggar Talabatai pada festival akhir tahun itu akan tampil menyuguhkan tarian-tarian budaya yang diiringi musik tradisional (musik etnik) Maluku, seperti musik tiup (suling) dari botol yang rencananya akan dimainkan oleh 7 orang dengan nada yang berbeda, selain juga ada musik tradisional tifa yang dikolaborasi dengan musik lainnya.

Kebudayaan 5356631798031825122

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang