IKM Ternate Tambah Jumlah Gaet Wisatawan Mancanegara | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

IKM Ternate Tambah Jumlah Gaet Wisatawan Mancanegara

BERITA MALUKU. Industri Kecil Menengah di Ternate, Maluku Utara menambah jumlah produksinya untuk menggaet wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Ternate pada momentum gerhana matahari total yang akan terjadi Maret 2016.

"IKM yang bergerak dibidang ikan abon kini tengah menggenjot penambahan jumlah produksi ikan abon untuk dipasarkan sebagai makanan kuliner khas Kota Ternate," kata pengelola IKM Ikan Abon, Siti Sulastri di Ternate, Jumat (6/11/2015).

Dia mengatakan, saat ini pihaknya sedang menambah jumlah tenaga kerja untuk memperbanyak jumlah produksi ikan abon untuk dipasarkan.

"Menyambut gerhana matahari total saya sudah persiapkan dari sekarang, jadi selain memperbanyak produksinya, saya juga akan menambahkan jumlah tenaga kerjanya, agar semua wisatawan dapat terlayani semua," kata Siti Sulastri.

Selain persiapan menjelang momentum gerhana matahari total, upaya IKM ini juga untuk meningkatkan kualitas daya saing pada pangsa pasar Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) pada awal tahun 2016 mendatang dan untuk menyambut MEA kita sudah mempersiapkan melalui Disperindag Kota Ternate, karena fasilitasi izin usahanya.

Saat ini IKM ikan abon telah memasarkan hasil produksinya hingga keluar daerah dengan memiliki empat variasi rasa, yaitu ori, nano, pedas dan masa kering kayu dan biasanya dari Jawa memesan yang rasa nano, dari Sumatera dan Manado memesan yang pedas dan menjadi ciri khas dari Malut itu memiliki rasa masa kering kayu.

Sebab, dalam aktifitas produksi pihaknya juga sering mengalami kendala pada bahan baku ikan abon. Kendala itu seringkali datang ketika musim cuaca buruk yang memaksa para nelayan untuk menangguhkan aktifitas melaut.

"Kendalanya memang ada, karena saya punya abon ikan harus standar ikannya, beratnya paling standar 10 kg, jadi kadang waktu cuaca ikan sudah tidak kita dapat, karena saya perlu kualitas ikan yang bagus, supaya lebih gurih," katanya.

Bahkan, dalam sepekan, jumlah produksi yang dipasarkan di Swalayan Tara No Ate bisa mencapai tiga sampai empat kali pemasaran dengan ukuran produksi yang bervarias.

Dalam aktifitas pembuatan ikan abon, pihaknya juga banyak dibantu oleh Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) Bahari Berkesan Kota Ternate dengan cara menyalurkan dana bantuan IKM sebesar Rp10 juta tanpa jaminan dan ini mungkin BPRS juga akan memberikan bantuan dana lagi.

Malut 5520402210189498017

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang