Kabut Asap di Ambon Telah Mengancam Penerbangan | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Kabut Asap di Ambon Telah Mengancam Penerbangan

BERITA MALUKU. Kondisi kabut asap di Kota Ambon telah mengancam aktivitas penerbangan karena jarak pandang mendatar hanya sekitar 3 km, kata staf Prakirawan Cuaca Stasiun Meteorologi Pattimura Ambon, Jeanly Uspessy.

"Jarak pandang mendatar di bawah 5 km itu sebenarnya tidak bisa dimanfaatkan untuk aktivitas penerbangan," katanya, di Ambon, Selasa (20/10/2015).

Hanya saja, perkembangan kabut asap itu tergantung dari kebijakan maskapai penerbangan dan pilot.

Asap masih berasal dari kebakaran yang terjadi di wilayah Merauke, Papua dan diperparah dengan fenomena El Nino.

Kondisi cuaca berdasarkan prakiraan umumnya berawan dan arah anginTimur Selatan dengan kecepatan bervariasi 10 - 25 KM/jam.

Karena itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pattimura Ambon, telah mengeluarkan peringatan waspada sebaran asap di seluruh wilayah Maluku.

Perkembangan kabut asap hingga saat ini masih tetap sama dengan jarak pandang mendatar di Kota Ambon hanya mencapai 3 KM.

BMKG telah mengeluarkan larangan waspada sebaran asap ke seluruh wilayah Maluku. Namun, kita tidak memiliki otoritas untuk menetapkan apakah ini berbahaya bagi manusia ataukah tidak "BMKG telah berkoordinasi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk mengantisipasi permasalahan yang kemungkinan ditimbulkan akibat kabut asap ke depan," tegas Jeanly Uspessy.

Berdasarkan foto satelit tercatat di seluruh Maluku terdapat 63 titik panas. 60 titik panas diantara berada di Pulau Buru, dua di Pulau Seram dan satu lainnya di Kabupaten Maluku Barat daya (MBD). Namun, sebaran asap dari sana tidak berdampak kepada akumulasi kabut di Kota Ambon karena asapnya mengikuti arah angin ke arah Utara. (ant/bm 01)
Kebakaran Hutan 7265288928499842399

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang