Tim Arkeologi Ambon Temukan Bekas Peninggalan Jepang di Halmahera | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Tim Arkeologi Ambon Temukan Bekas Peninggalan Jepang di Halmahera

Ambon - Berita Maluku. Tim Arkeolog dari Balai Arkeologi Ambon menemukan gua-gua bekas persembunyian pada masa pendudukan Jepang di Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara, pada pertengahan Mei 2015.

"Ada beberapa temuan gua di tepi-tepi sungai, menurut masyarakat setempat itu merupakan peninggalan masa perang dunia kedua, bekas peninggalan pendudukan Jepang," kata Arkeolog Syahruddin Mansyur di Ambon, Senin (22/6/2015).

Ia mengatakan, gua-gua bekas persembunyian tersebut ditemukan saat timnya mencoba menelusuri berbagai peninggalan masa kolonial yang masih tersisa di Kabupaten Halmahera, pada pertengahan Mei lalu.

Gua yang beberapa di antaranya adalah lubang hasil galian manusia, berada di tebing sepanjang bantaran sungai dan kali mati di tengah hutan di tiga desa, di antaranya Desa Aketola dan Desa Tabacempaka, Kecamatan Sahu.

Meski menunjukan tanda-tanda sebagai bekas hunian di masa lalu, kata Syahruddin, pihaknya belum bisa memastikan apakah gua-gua tersebut merupakan bekas persembunyian masyarakat setempat ataukah kubu pertahanan tentara Jepang karena dari sisi wilayah, lokasinya sangat strategis sebagai kubu pertahanan militer.

"Ada beberapa versi cerita masyarakat tentang gua-gua ini, ada yang bilang itu merupakan tempat persembunyian mereka saat perang, tapi ada juga yang bilang itu bekas tentara Jepang, untuk memastikannya harus ada penelitian yang lebih mendalam terkait itu," katanya.

Ahli kolonial itu juga mengatakan selain bekas hunian, secara spesifik gua-gua tersebut tidak meninggalkan tanda yang mendalam terkait peninggalan masa perang, seperti peralatan militer dan sebagainya, tapi ada satu kisah menarik yang berkembang di masyarakat mengenai penggunaannya setelah masa perang dunia kedua.

Menurut tuturan masyarakat setempat, kata dia, gua-gua itu juga pernah digunakan sebagai tempat persembunyian oleh kelompok pemberontak Perdjuangan Rakjat Semesta (PERMESTA) yang dipimpin oleh Letnan Kolonel Ventje Sumual.

"Setelah pendudukan Jepang berakhir, gua-gua itu sempat digunakan juga oleh pemberontak PERMESTA sebagai tempat persembunyian mereka, tapi tidak jelas berapa lama penggunaannya," katanya. (Ant/bm 01)
Indeks 2263953626260585852
Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang