Dinkes Koordinasi Dengan BKD Terkait Pemeriksaan Narkoba | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Dinkes Koordinasi Dengan BKD Terkait Pemeriksaan Narkoba

AMBON - BERITA MALUKU. Dinas Kesehatan Maluku akan berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) terkait pelaksanaan tes Narkoba terhadap seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup pemerintah provinsi Maluku.

Koordinasi ini sebagai tindaklanjut instruksi Gubernur kepada Dinas Kesehatan Maluku, pada apel perdana bersama seluruh ASN dilapangan Merdeka, Senin 6 Januari, kemarin.

"Kita akan koordinasi dulu dengan BKD, mekanismenya bagaimana, apakah kita langsung ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau OPD yang datang langsung ke Rumah Sakit Bhayangkara atau ke laboratorium provinsi sesuai arahan Gubernur atau bagaimana," ujar Kepala Dinas Kesehatan Maluku, Meykal Pontoh kepada awak media di kantor Gubernur, Selasa (7/1/2020).

Menurutnya, apa yang diinstruksikan Gubernur, tidak bisa langsung dilaksanakan, karena ada prosedurnya.

"Tidak berarti bahwa hari ini disampaikan oleh pak Gubernur, hari ini juga kita harus gerakan, kan kita harus rapat dengan sektor yang terkait," ucapnya.

Tapi yang jelas, kata Pontoh dalam waktu dekat ini sudah bisa diinformasi ke Gubernur terkait rencana tes Narkoba untuk semua ASN.

"Pastinya besok (hari ini-red) kita rapat dengan BKD dulu, Yang jelas dalam waktu dekat ini minimal sudah terinformasi ke beliau rencana kita seperti apa," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Gubernur, Murad Ismail memerintah Kepala Dinas Kesehatan Maluku, Meykal Pontoh untuk melakukan tes Urine kepada seluruh ASN.

"Untuk itu Saya minta sama Kepala Dinas Kesehatan setiap bulan harus ada pengecekan urine kepada seluruh ASN,"ujar Gubernur pada apel perdana bersama seluruh ASN lingkup pemprov Maluku, yang berlangsung di lapangan Merdeka, Ambon, Senin (6/1/2010).

Selain memerintah Kadis Kesehatan, orang nomor satu di bumi raja-raja ini akan melakukan kerjasama dengan Rumah Sakit Polri dan RSUD Dr. M Haulussy Ambon, untuk melakukan tes urine.

"Untuk itu akan ada terobosan, bekerjasama dengan RS Polri dan RS kita untuk tes urine. Tes Urine cuma sebentar saja, kencing kemudian dimasukan alat, langsung bisa diketahui, apakah dia memakai narkoba, shabu atau kokain, itu semua kelihatan disitu," ulasnya. 

Menurut Mantan Dankor Brimob Polri ini, penggunaan narkotika tentu sangat berpengaruh terhadap kinerja ASN. hal ini juga akan berdampak terhadap proses pemerintahan, dalam implmentasi program dan kegiatan sesuai visi-misi Gubernur - Wakil Gubernur lima tahun kedepan.

"Dulu saya lakukan itu di satuan saya saat menjabat Dansat Brimob di Medan, terbukti 140 orang terindikasi narkoba. Kalau begini bagiaman kinerjanya bisa ditampilkan," pungkasnya.
Kesehatan 420686986171551299
Beranda item

# Kota Ambon

Indeks

# TNI - POLRI

Indeks

#ANEKA

Indeks

Kurs Mata Uang