Jalan Trans Kei Besar Masuk RPJMN 2020-2024 | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Jalan Trans Kei Besar Masuk RPJMN 2020-2024

AMBON - BERITA MALUKU. Jalan Trans Kei Besar yang selama ini diperjuangkan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara bersama Pemerintah Daerah Provinsi Maluku, akhirnya membuahkan hasil.

Hal ini terbukti, dari Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional (Musrenbang) yang berlangsung Istana Negara, 16 Desember, kemarin, dipimpin langsung Presiden RI, Joko Widodo, disaksikan Wakil Presiden, Maaruf Amin, menetapkan Jalan Trans Kei Besar masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020 - 2024.

"Alhamdulillah, Puji Tuhan, jalan trans Kei Besar ditetapkan dalam RPJMN 2020-2024. Untuk itu, mewakili masyarakat Maluku Tenggara, saya ucapkan terima kasih kepada Gubernur, yang turut memperjuangkan hal ini, dan kado untuk HUT Maluku Tenggara pada 22 Desember," ujar Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Taher Hanubun, kepada awak media di Ambon, Selasa (17/12/2019).

Untuk proses pekerjaan jalan trans Kei Besar yang mencapai 102 kilometer (Km), kata Tamher, akan dilakukan secara bertahap, yang dimulai pada Maret tahun 2020 mendatang. 

"Kalau 102 Km hitungan Jakarta berarti Rp1,274 Triliun, dan itu pasti bertahap," ucapnya.

Menurutnya, masuknya jalan trans kei besar dalam RPJMN 2020-2020, selain karena membangun komunikasi dan koordinasi merupakan sejumlah Kementerian/Lembaga terkait, seperti Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR), hal ini bisa terealisasi dari kunjungan Presiden Joko Widodo di Ambon pada 28 Oktober lalu. 

"Presiden berkunjung di Ambon 28 oktober manfaatnya cukup besar, karena dalam kunjungan semua Bupati/Walikota dikumpulkan untuk rapat bersama dengan beliau, dimana dalam rapat tersebut saya menyampaikan terkait trans Kei Besar ini, dan Alhamdulillah, Puji Tuhan Presiden langsung memasukan dalam RPJMN 2020-2024," tuturnya.

Dengan disetujui jalan trans Kei Besar masuk dalam RPJMN, orang nomor satu di bumi larvul ngabal ini berharap dapat meningkatkan kesejahteeraan masyarakat dan menjawab konektivitas di Maluku Tenggara khususnya di Kei Besar.

"Pasti akan menjawab pra sejahtera. Angka kemiskinan tertinggi itu di kecamatan Kei Besar Utara Timur, Kei Besar Utara Barat dan Kei Besar Utara Selatan. Dengan akses ini terjawab, mungkin dua atau tiga tahun mendatang, sudah normal. Artinya kemiskinan sesuai dengan rencana Pak Gubernur untuk menurunkan angka kemiskinan dari 23,27 persen, bisa turun di angka 19 persen," pungkasnya.
Daerah 1136903433719136064
Beranda item

# Kota Ambon

Indeks

# TNI - POLRI

Indeks

#ANEKA

Indeks

Kurs Mata Uang