Gubernur Maluku Komitmen Bangun Sinergitas dengan Kejati Maluku dan PN Ambon | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Gubernur Maluku Komitmen Bangun Sinergitas dengan Kejati Maluku dan PN Ambon

AMBON - BERITA MALUKU. Setelah melakukan pertemuan bersama pimpinan DPRD Maluku, Gubernur Maluku, Murad Ismail kembali melakukan pertemuan bersama dengan pimpinan Kejaksaan Tinggi Maluku dan Pengadilan, yang berlangsung di ruang kerja orang nomor satu bumi seribu pulau ini, Selasa (11/6/2019).

Usai pertemuan, Gubernur kepada awak media mengatakan, pertemuan bersama pimpinan Kejaksaan Tinggi Maluku dan Pengadilan merupakan bentuk komien sinergitas antara pemimpinan di Maluku.

"Saya rasa masyarakat Maluku sekarang harus berbangga bahwa Gubernur bisa bersingeri dengan kejaksaan dan pengadilan untuk membicarakan masalah hukum yang ada di Maluku," ujarnya.

Dirinya menjelaskan, ada tiga pilar dalam membangun sinergitas, yaitu komunikasi, koordinasi dan kolaborasi.

"Tiga pilar itu jangan dilangkahi, pintar jangan menggurui, tanjam jangan melukai. Cepat jangan mendahului karena ada prinsip singeritas, yaitu mempunyai satu tujuan, saling dukung, saling gendong, saling membantu, saling memberi dan saling menerima," ucapnya.

Untuk itu, Menurut mantan Dankor Brimob Polri ini, seluruh Forkopimda harus menyatukan pola pikir, tidak boleh ada perbedaan.

"Mari kita bersinergi, komitmen dan berfikir bersama untuk membawa Maluku kearah yang lebih baik," pungkasnya.

Ditanya mengenai penegakan hukum yang belum selesai, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Kejaksaan.

"Semua punya wilayah masing-masing, cuma kita berkoordinasi untuk membicarakan agar hal-hal selama ini tertunda, bisa berjalan dengan baik," tandasnya.

Sementara Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku, Triyono Haryono, mengatakan, pertemuan bersama Gubernur merupakan bentuk silahturahmi antara Forkopimda.

Ditanya mengenai penegakan hukum, dirinya mengaku, lebih senang dengan tindakan pencegahan daripada penindakan.

"Kalau pencengahan semuanya utuh, anggarannya utuh, tidak ada orang yang ditahan, tidak ada orang yang periksa. Penindakan itu, uang negara sudah habis, ada yang dipenjara, kasih makan orang dipenjara dan lain sebagainya. Pencegahan itu dari awal pembangunan akan tearah dengan baik," tuturnya.

Lebih lanjut dikatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Gubernur, agar tidak ada staf yang melenceng kiri dan kanan.

"Saya tidak mau ada krimanalisasi saat saya menjadi kejati disini, saya bantu pak gubernur dari segi hukum agar semuanya berjalan dengan aman," terangnya.
Pemprov 3572038629184102897
Beranda item

# Kota Ambon

Indeks

# TNI - POLRI

Indeks

#ANEKA

Indeks

Kurs Mata Uang