SMP Kristen YPKPM Pede Lakukan UNBK Secara Mandiri di Tahun 2018 | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

SMP Kristen YPKPM Pede Lakukan UNBK Secara Mandiri di Tahun 2018

BERITA MALUKU. Setelah sukses menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di tahun ajaran 2016/2017 bersama SMA Kristen YPKPM, SMP Kristen Yayasan Persekolahan Kristen Protestan Maluku (YPKPM) di tahun 2018 lebih percaya diri untuk melaksanakan UNBK secara mandiri.

Kepala sekolah SMP Kristen YPKM, Pilmon Patalatu S.Pd yang ditemui di sekolahnya, Senin (12/2/2018) menyatakan, bahwa ketersediaan fasilitas  komputer menjadi alasan utama sekolahnya berani menggelar UNBK secara mandiri di tahun ini.

“Untuk komputer kita sudah terpenuhi, karena mendapat bantuan dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan sebanyak 21 unit, dan kemudian dari PT Pertamina Persero Cabang Ambon, sebanyak 20 unit,” kata Patalatu.

Dengan dukungan 41 unit komputer, sementara jumlah siswa yang akan berpertisiapsi dalam hajatan nasional tersebut sebanyak 127 orang, maka UNBK yang akan dilakukan oleh sekolah yang beralamat di jalan Dipenegoro No 61, dibagi atas tiga sesi sesuai dengan jumlah komputer.

Menurut Patalatu, kendala utama saat penyelengaran UNBK di sekolahnya adalah persoalan daya listrik, dimana daya listrik sekolah ini baru 5.500 KWH, sehingga saat ini pihaknya sedang melakukan pendekatan dengan PT PLN Wilayah IX Maluku-Maluku Utara untuk mengusulkan kenaikan daya listrik di sekolah tersebut sebanyak dua kali.

“Usulan kanikan daya ini dalam rangka pelaksanaan UNBK, adalah untuk menopang peralatan, jangan sampai ujian nanti (listrik) mati, walaupun nanti pada saat ujian Katong minta bantuan genzet untuk antispasi,” ujarnya.

Sementara menyangkut kapasitas jaringan Wifi, Kepsek yang yang mengaku akan menjalani masa pensiun di bulan Oktober ini menyatakan, meskipun saat ini kapasitas Wifi sudah cukup memadai untuk menyelengarakan ujian modern ini, karena penggunaan Wifi hanya pada saat meloading paket soal ujian dan mengirimkan jawaban ujian ke pusat, tetapi pihaknya juga tetap akan meminta pihak Telkom untuk datang dan mengecek kesiapan kapasitas jaringan tersebut.

“Apakah perlu ditambahkan ataukan cukup,” tandasnya.

Selain kedua fasilitas tersebut, untuk ruangan yang akan digunakan sebagai tempat berlangsungnya UNAS, juga telah dipasang dua unit AC dengan kekuatan satu PK yang merupakan bantuan dari Alumnus angkatan “88.

Pemasangan AC ini bertujuan untuk memberikan rasa nyaman bagi peserta ujian, sesuai dengan intruksi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Prof DR Muhadjir Efendy M.A.P.

Disingung mengenai keinginannya untuk menyelenggarakan UNBK, Patalatu mengungkapkan bahwa dasarnya adalah dunia sudah semakin maju dengan pengaruh IT, sehingga sekolah dituntut untuk terdepan dalam penggunaan alat IT, bahkan menurutnya saat ini siswa - siswi juga sudah tidak canggung dalam  mengunakan TIK, salah satunya adalah pengunaan HP android.

“Inikan luar biasa, dengan ketrampilan, dia dengan mengunakan alat-alat berbasis TIK ini Katong tidak bisa tinggal diam, jadi beta ambil keputusan saja sejak tahun 2013 SMP Kristen YPKPM, harus ujian mengunakan komputer,” cetusnya mengakhiri  wawancara. (Nik)
Pendidikan 2555781738437132214

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# Kota Ambon

Indeks

# TNI - POLRI

Indeks

#ANEKA

Indeks

Kurs Mata Uang