Warga Namrole Mengeluh, Sering Gangguan Komunikasi | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Warga Namrole Mengeluh, Sering Gangguan Komunikasi

BERITA MALUKU. Warga Namrole, Kabupaten Buru Selatan (Bursel) sering mengeluhkan buruknya jaringan komunikasi, seperti gangguan pada signal yang sering terputus-putus.

"Sudah sebulan ini, signal jaringan telepon seluler disini sering timbul-tenggelam," keluh Nita, warga Namrole, Sabtu (8/4/2017).

Nita mengaku menggunakan jaringan Telkomsel. "Setahu saya, hanya Telkomsel satu-satunya penyedia jaringan komunikasi seluler di daerah ini. Kalau jaringannya terganggu seperti ini, tentu kita akan kesulitan berkomunikasi ke luar daerah. Saya cuma minta ada perbaikan jaringannya oleh pihak Telkomsel," harapnya. 

Bukan hanya Nita, sejumlah warga Namrole juga punya keluhan yang sama. Apalagi daerah itu sedang menyiapkan diri sebagai tuan rumah penyelenggaraan MTQ Tingkat Provinsi Maluku Ke-27 pada April ini.

Agar jelang pelaksanaan MTQ nanti, tidak terjadi gangguan pada jaringan komunikasi, kepada Aisten II, Johanis Lesnussa telah menginstruksikan untuk segera berkoordinasi dengan pemerintah Provinsi Maluku dan pihak Telkomsel untuk menyikapinya.

''Saya sudah menyuruh Asisten II untuk segera berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi dan pihak Telkomsel Ambon untuk menyelesaikan masalah jaringan komunikasi ini,'' kata Sekda Bursel, Syharoel Pawa kepada Berita Maluku Online, Sabtu (8/4/2017).

Pawa mengatakan, akan ada penambahan jaringan komunikasi, yaitu unit Combat oleh Telkomsel yang rencananya akan dipasangkan di lokasi utama pelaksanaan MTQ.

''Akan ada penambahan unit combat di lokasi utama,'' kata Pawa.

Pawa berharap, jaringan komunikasi Telkomsel yang hanya Satu-satunya ada di Namrole, dapat melayani kebutuhan masyarakat, khususnya selama saat proses kegiatan pelaksanaan MTQ di daerah tersebut. (LE)

Daerah 6794791841967533993

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# DPRD MALUKU TENGAH

Indeks

# Kota Ambon

Indeks

# TNI - POLRI

Indeks

#ANEKA

Indeks

Kurs Mata Uang