Pemkab Aru Dituntut Lindungi Hak Tenaga Kerja | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Pemkab Aru Dituntut Lindungi Hak Tenaga Kerja

BERITA MALUKU. Ratusan pemuda yang tergabung dalam kelompok Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Aru (GMPA) bersama ratusan buruh Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, Senin (2/5/2016) beramai-ramai melakukan aksi demo damai serta long march pada sejumlah ruas jalan di pusat ibukota kabupaten penghasil mutiara hanya untuk menuntut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Aru melindungi hak-hak tenaga kerja yang ada di daerah tersebut.

Aksi yang dilakukan ratusan anggota GMPA dan TKBM Dobo ini cukup menyita perhatian warga setempat karena sempat menimbulkan kemacetan di beberapa ruas jalan utama, bahkan polisi yang bertugas harus turun tangan mengatur arus lalulintas yang dilalui para pendemo yang bergerak dari lokasi Pelabuhan Dobo menuju lapangan Yos Sudarso dan Kantor Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kepulauan Aru.

Ketua GMPA, Rustam Al Al dalam orasinya mengatakan ikut peduli terhadap nasib para buruh yang berada di kabupaten ini, sebab buruh ikut berkontribusi membangun daerah dan bangsa ini sehingga hak-hak mereka harus diperhatikan. Untuk itu, dinas yang mengatur ketenagakerjaan  dituntut berada pada garda terdepan menyelesaikan berbagai persoalan ketenaga kerjaan yang selama ini belum terselesaikan di Kabupaten Kepulauan Aru.

Dia meminta Pemkab Aru dibawah pimpinan Bupati Johan Gongga lebih bijak menyikapi kondisi daerah saat ini, dan lebih mementingkan kaum buruh termasuk masyarakat setempat, sebab belajar dari pengalaman dua periode pada rezim pemerintahan Aru lalu sempat meninggalkan sejumlah persoalan dalam internal birokrasi, politik dan lainnya yang ikut berpengaruh kepada perkembangan daerah termasuk kesejahteraan para buruh.

Untuk itu, diminta Pemkab selalu harmonis dalam menjalankan roda pemerintahan serta membangun hubungan yang harmonis dengan pihak legislatif, sehingga pada saatnya nanti berbagai persoalan bisa diselesaikan dengan baik termasuk  menyelesaikan berbagai sengketa ketenaga kerjaan antara pengusaha dan pekerja yang sering kali muncul di kabupaten ini, dimana pengusaha sering berlaku subjektif terhadap buruh hanya dengan berbagai dalih seperti usia produktif dan upah murah.

“Untuk itu peran daerah  menjadi sangat  penting, bukan hanya dalam meningkatkan kapasitas tenaga kerja atau buruh tetapi juga bertindak aktif melindungi hak-hak mereka,” ujarnya.


Sementara itu,  Koordinator TKBM Pelabuhan Dobo Barens Parsin dalam orasinya menyatakan, aksi gabungan yang dilakukan pihaknya semata-mata merupakan bentuk kepedulian terhadap kaum buruh  yang berada di daerah julukan bumi jargaria  sakawirsa.

Para buruh yang dipimpinnya ini selalu menyuarakan agar Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru dapat memperhatikan keberadaan para buruh dan selalu menyelesaikan berbagai persoalan sengketa ketenagakerjaan yang terjadi di daerah ini sehingga kesejahteraan hidup kaum buruh pun dapat tercapai sebagiamana yang diharapkan. (Iman)
Daerah 6295726768018959533

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang