Musim Kemarau di Ambon Turunkan Debit Air | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Musim Kemarau di Ambon Turunkan Debit Air

BERITA MALUKU. Penurunan debit air secara drastis akibat musim kemarau telah mengakibatkan pelayanan PT. Dream Sucsess Airindo (DSA) tidak mampu memberikan pelayanan maksimal kepada pelanggan.

"Setiap hari terjadi penurunan debit air hingga 600 liter dan bak penampung tidak bisa penuh karena airnya makin terbatas," kata penjaga rumah mesin pompa air PT DSA, Simon Mapula di Ambon, Rabu (9/12/2015).

Ia menjelaskan, debit air setiap hari mengalami penurunan drastis sehingga bak-bak penampungan milik perusahaan tidak penuh dan akhirnya penyaluran ke pelanggan jadi terlambat.

Selain musim panas yang berkepanjangan, semakin banyaknya rumah penduduk di daerah resapan air pada kawasan Air Besar Karangpanjang telah mengakibatkan debit air semakin menipis.

Apalagi warga juga tidak segan-segan membangun rumah mereka di daerah aliran sungai.

Kondisi ini membuat puluhan pelanggan pada beberapa kawasan di Kota Ambon mengeluhkan pelayanan PT. DSA akibat tidak mendapatkan air bersih selama beberapa bulan terakhir ini.

"Biasanya petugas lapangan mulai membuka kran air ke pelanggan sekitar pukul 05.00 WIT sampai 09.00 WIT dan jadwalnya dua hari sekali, tetapi sekarang ini sudah pukul 08.00 WIT tetapi airnya tidak ada," kata warga Kelurahan Karangpanjang, Kecamatan Sirimau (Kota Ambon), Roy Maitimu.

Kalau pun airnya mengalir keluar kran, itu tidak bertahan lebih dari satu jam dengan debit air yang sangat kecil sehingga tempat-tempat penampungan air milik warga kosong melompong.

Keluhan serupa datang dari sejumlah pelanggan di kompleks perumahan Karangpanjang yang mengaku sudah lebih dari seminggu tidak mendapatkan jatah air bersih.

"Pakaian kotor menumpuk, mau mandi saja sulit akibat tidak ada air, sehingga PT. DSA jangan hanya mengejar profit tanpa mencari solusi pelayanan yang maksimal kepada pelanggan," keluh warga lainnya bernama Ny. Santi.

Akibat berminggu-minggu tidak mendapatkan jatah air bersih dari PT. DSA, warga yang rumahnya berdekatan dengan jalan raya terpaksa membeli air dari mobil-mobil tangki dengan harga yang berkisar antara Rp150.000 hingga Rp250.000 per tangki ukuran 5.000 liter.

Sedangkan warga lainnya yang posisi rumah mereka sekitar 100 meter jauhnya dari jalan raya tidak bisa bebuat apa-apa, karena mobil tangki air tidak mampu memberikan pelayanan akibat selangnya hanya sekitar 50 meter.

Data yang dihimpun Antara, PT. DSA saat ini melayani sekitar 10,000 pelanggan yang tersebar dari kawasan Lampu Lima, Tantui, Kapahaha, Kebun cengkeh, Galunggung, Batumerah hingga Karangpanjang dan Belakang Soya.
Ambon 9178068795941640298

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang