Ratusan Perempuan Maluku Direkrut Ikut "Wanita Indonesia Hebat" | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Ratusan Perempuan Maluku Direkrut Ikut "Wanita Indonesia Hebat"

Ambon - Berita Maluku. Sebanyak 500 perempuan provinsi Maluku direkrut untuk mengikuti program "Wanita Indonesia hebat" yang diluncurkan Kementerian Mentri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan (PPA).

"Perempuan yang direkrut untuk mengikuti program ini rata-rata adalah lulusan SMA atau sederajat dan belum memiliki pekerjaan tetap," kata Menteri PPA Anak Yohana Yembise disela-sela peluncuran program "Wanita Indonesia hebat" di Ambon, Rabu (17/6/2015).

Program yang diluncurkan bekerja sama dengan Yayasan Taher Foundation tersebut, kata Menteri Yohana, guna menciptakan kemandirian peningkatan kualitas kaum perempuan di Tanah Air.

Program yang untuk tahap pertama dilakukan di lima provinsi yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur dan Maluku.

Kaum perempuan yang direkrut untuk mengikuti program tersebut akan mengikuti pelatihan khusus dan ditangani para instruktur yang berasal dari berbagai perguruan tinggi ternama, sehingga menjadi tenaga kerja terdidik, berkualitas serta mampu memenuhi permintaan pasar kerja di luar negeri.

"Kaum perempuan yang direkrut mengikuti program ini bukan untuk menjadi pembantu rumah tangga, tetapi memiliki kemampuan dan ahli di bidang tertentu sehingga memiliki posisi tawar yang kuat dan terhindar dari berbagai tindakan pelecehan," katanya.

Menurut Menteri Yohana, saat ini baru direkrut 500 kaum perempuan asal Maluku dari rencana awal Kementerian PPA sebanyak 700 orang.

"200 perempuan sisanya akan direkrut dari Kabupaten Biak untuk memenuhi kuota yang ada. Mereka akan dilatih dengan ketrampilan dan pendidikan khusus, di mana disesuaikan dengan pangsa pasar kerja yang tersedia di luar negeri," tandasnya.

Dia mengakui, jumlah kaum perempuan yang dilatih saat ini masih sangat terbatas jika dibanding tingginya permintaan tenaga kerja perempuan Indonesia di luar negeri.

"Saat ini saja sudah ada lima negara yang mengajukan permintaan tenaga kerja perempuan asal Indonesia secara resmi yakni Singapura, Korea, Malaysia, India dan Australia. pekerja perempuan yang dibutuhkan lima negara ini mencapai ribuan orang," katanya.

Khusus pola rekrutmen kaum perempuan untuk mengikuti program tersebut, tandas Menteri Yohana, tidak asal-asalan tetapi berdasarkan persetujuan orang tua atau suami bagi yang telah berkeluarga.

Dengan modal pelatihan yang diikuti, ujar Menteri Yohana, kaum perempuan Indonesia memiliki nilai tawar yang tinggi untuk memperoleh pekerjaan sesuai dengan kemampuan yang dimiliki, termasuk memperoleh standar penghasilan memadai.

"Penghasilan yang diperoleh selama bekerja di luar negeri dapat digunakan sebagai modal usaha saat kembali ke daerah atau malah berwirausaha di luar negeri," katanya. (ant/bm 01)
Indeks 6735039901650076181
Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang