DPRD Maluku Harap Ada Peningkatan Alokasi Anggaran untuk Atasi Gizi Buruk | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

DPRD Maluku Harap Ada Peningkatan Alokasi Anggaran untuk Atasi Gizi Buruk

BERITA MALUKU. Komisi D DPRD Maluku berharap adanya pengalokasian anggaran daerah untuk bidang kesehatan sebagai upaya mengatasi persoalan gizi buruk yang menimpa sejumlah balita di Maluku belakangan ini.

"Jangan hanya alokasi dana bidang pendidikan yang terus diprioritaskan saja tetapi masalah kesehatan masyarakat juga perlu diperhatikan," kata wakil ketua Komisi D DPRD Maluku, Tina Renjaan di Ambon, Senin (3/4/2017).

Sejak triwulan pertama tahun 2017, telah ditemukan sejumlah kasus penderita gizi buruk terhadap anak balita di Provinsi Maluku.

Satu balita penderita gizi buruk ditemukan di Negeri Suli, Kecamatan Salahuru (Pulau Ambon) Kabupaten Maluku Tengah yang orang tuanya sendiri tidak memiliki kartu BPJS, dan dua kasus lainnya ada di Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).

Menurut dia, persoalan pendidikan memang sangat strategis untuk peningkatan mutu serta kualitas sumberdaya manusia namun perlu dibarengi dengan tingkat kesehatan masyarakat yang seimbang lewat penyediaan anggaran yang memadai pula.

"Apalagi kalau ada informasi jumlah balita penderita gizi buruk di Maluku saat ini sekitar lima kasus maka itu sudah sangat mendesak untuk mendapatkan perhatian serius pemerintah daerah," ujarnya.

Wakil ketua komisi D DPRD Maluku, John Rahantoknam mengatakan, komisi telah mengagendakan pemanggilan Dinas Kesehatan bersama Dinas Sosial Maluku untuk mempertanyakan peranan mereka dalam menangani pasien penderita busung lapar di Kabupaten Maluku Tengah dan SBT.

"Ini informasi juga yang baru kita ketahui yaitu ada bocah penderita tumor dari Kabupaten Maluku Tengah sehingga kita akan panggil Dinkes dan Dinsos untuk tanyakan bagaimana penanganannya," katanya.

Komisi D juga akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait dari Kabupaten Maluku Tengah dan Kabupaten SBT sebab masalahnya sudah bersifat darurat dan perlu ditangani pemerintah provinsi.

Busung lapar merupakan potret kehidupan warga yang masih hidup di bawah garis kemiskinan dan mengalami masalah kekurangan gizi hingga menyebabkan anak-anak yang masih balita kurang mendapatkan perhatian serius.
Kesehatan 6113362771791813387

Posting Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# DPRD MALUKU TENGAH

Indeks

# Kota Ambon

Indeks

# TNI - POLRI

Indeks

#ANEKA

Indeks

Kurs Mata Uang