Akibat Gangguan Mesin, Pelayaran Kapal Perintis di Maluku Belum Maksimal | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Akibat Gangguan Mesin, Pelayaran Kapal Perintis di Maluku Belum Maksimal

BERITA MALUKU. Pelayaran sejumlah kapal perintis yang dioperasikan PT. Pelni Cabang Ambon sampai saat ini belum maksimal akibat gangguan mesin.

"Selalu saja ada gangguan mesin setelah melakukan pelayaran," kata Manager PT.Pelni Cabang Ambon Hambali, di Ambon, Jumat (10/6/2016).

Ia mencontohkan KM.Sabuk Nusantara 34 yang selalu mengalami kerusakan setelah melakukan pelayaran dari Ambon menuju arah selatan hingga ke beberapa Pulau di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).

Karena itu, lanjutnya, pengoperasian kapal-kapal perintis di Maluku belum maksimal. Syukur-syukur kalau suku cadangnya ada di Ambon, kalau tidak ada harus dipesan dan itu artinya menunggu dan menghambat pelayanan.

"Apalagi kalau kapal perintis yang markasnya di Kota Saumlaki dan mengalami kerusakan, terpaksa kami harus ke sana guna melihat dari dekat tingkat kerusakannya," katanya.

Dia mengatakan, pengoperasian delapan buah kapal perintis yang ada di Maluku dibagi atas dua markas.

Lima kapal yang bermarkas di Ambon yakni KM.Sabuk Nusantara 48, 31, 43, 33 dan KM.Maloli, sedangkan tiga kapal lainnya di Saumlaki masing-masing KM.Sabuk Nusantara 34, 41, dan KM.Wetar.

Hambali mengatakan, sejak PT.Pelni menerima kapal-kapal perintis untuk dioperasikan tertanggal 18 Januari 2016 atas penugasan Pemerintah Pusat, apapun kondisi kapal-kapal itu tetap harus diterima.

"Hanya saja terdapat beberapa kekurangan di kapal sehingga dalam pengoperasiannya belum 100 persen seperti yang diharapkan," katanya.

Hambali berharap, semua kapal perintis yang sementara berlayar ini tidak ada gangguan lagi sehingga masyarakat dapat terlayani dengan baik.
Perhubungan 175439365981059513

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang