Pilkada di Dua Kabupaten Maluku Utara Terancam Ditunda | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Pilkada di Dua Kabupaten Maluku Utara Terancam Ditunda

BERITA MALUKU. Pemilihan kepala daerah (pilkada) dua Kabupaten di Provinsi Maluku Utara terancam ditunda karena hingga saat ini tidak ada anggaran dicairkan untuk melaksanakan pengawasan.

"Dua Kabupaten tersebut adalah Kepulauan Sula dan Pulau Taliabu," kata Komisioner Bawaslu Maluku Utara, Muksin Amrin, di Ternate, Selasa (3/11/2015).

Pihaknya juga telah menggelar rapat membahas kesiapan Pilkada di kabupaten/kota, termasuk Pulau Taliabu yang sampai saat ini belum memiliki dana.

"Saya menyampaikan beberapa hal yang kursial terkait dengan anggaran yang belum terfasilitasi secara utuh di dua Kabupaten tersebut sehingga Panwaslu tidak bisa berbuat apa apa atau tidak bisa menjalankan tugas sebagaimana mestinya karena hingga saat ini tidak ada anggaran," ujar Muksin.

Menurutnya, di Kepulau Sula pada dua bulan terakhir seluruh jajaran pengawasan hingga tingkat Panwascam tidak bisa bekerja karena anggarannya nol persen.

Pasalnya anggaran Rp1,5 miliar yang tersedia pada 2015 sudah habis dipakai, sedangkan di Pulau Taliabu ternyata 23 desa tidak bisa membentuk TPS.

"Kami telah menyampaikan ke Pemerintah Provinsi Maluku Utara saat forum rapat Forkompimda, beberapa waktu lalu dengan harapan bisa dicarikan solusi karena hingga saat ini anggarannya tidak ada, makanya Pilkada dua kabupaten tersebut terancam ditunda," tandas Muksin.

Sedangkan, Ketua KPU Maluku Utara, Syahrani Somadayo, menyatakan, kalau anggaran Pilkada di dua Kabupaten tersebut tidak disanggupi Pemkab setempat, maka Pemprov Malut menyatakan kesiapannya untuk membantu.

"Semoga secepatnya ada solusi karena ketika dikoordinasikan dengan DPR-RI tidak ada masalah ment ini bukan program daerah, namun pemerintah pusat ," kata Muksin.
Malut 9188078083100531569

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang