Gubernur Maluku Harap Gereja Masa Kini Tidak Menjadi Kelompok Eksklusif | Berita Maluku Online Berita Maluku Online
Loading...

Gubernur Maluku Harap Gereja Masa Kini Tidak Menjadi Kelompok Eksklusif

BERITA MALUKU. "Belajar dari sejarah perkembangan gereja di sepanjang zaman dan tempat, serta pengajaran Alkitab sebagai dasar pijakan utama, maka keberadaan gereja masa kini diharapkan tidak menjadi kelompok eksklusif, serta mengisolir dirinya dari tantangan kehidupan bersama, tetapi gereja harus menyatakan dirinya secara nyata dan bersama sebagai "Utusan Tuhan ke dalam dunia," kata Gubernur Maluku pada pembukaan kegiatan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ke IV, Persekutuan Gereja-Gereja Pantekosta Indonesia (PGPI) Wilayah Maluku yang berlangsung di Wisma Gonzalo, Karpan, Kamis (5/11/2015).

Menurutnya, pelayanan gereja yang baik diyakini akan membangun dan meningkatkan kualitas spiritual jemaat, yang tampak dari kehidupan jemaat yang semakin hari semakin memancarkan kasih dan iman Kristiani.

"Iman yang kuat, harapan menjadi besar, kasih menjadi makin dalam, simpati menjadi luas, hati menjadi murni, merupakan wujud nyata manifestasi pemahaman iman Kristiani yang lebih berkualitas yang dapat dijadikan sebagai modal sosial dalam pembinaan spiritualitas masyarakat Indonesia," kata gubernur yang saat itu diwakili Staf Ahli Gubernur, dr. Frona Koedoeboen.

Gubernur kata Koedoeboen menyambut baik penyelenggaraan Rakerda PGPI ini karena memiliki makna yang strategis untuk menyatukan visi dan misi pelayanan gereja-gereja Pantekosta dalam mewujudkan tugas dan tanggungjawab membangun dan meningkatkan kualitas spiritualitas umat Kristiani di Maluku.

"Saya harap kegiatan ini dapat menghasilkan program kerja strategis dan konstruktif yang relevan dengan kondisi terkini sehingga akan memberdayakan jemaat gereja-gereja Pantekosta di Indonesia," katanya.


Ketua PGPI Wilayah Maluku, Pdt. Daniel Sampeliling kepada media ini menjelaskan bahwa Rakerda ke IV yang berlangsung di daerah ini diharapkan dapat menjadi berkat bagi pemerintah dan masyarakat.

Menurut Daniel, untuk program strategis pihaknya telah melakukan sejumlah kegiatan seperti seminar dan KKR bagi pemuda/remaja yang berlangsung pada bulan September lalu di dua kabupaten masing-masing, Seram Bagian Barat dan pulau Buru.

"Kedepan kita juga akan adakan kegiatan-kegiatan yang dapat membangun umat seperti melaksanakan seminar dan KKR di seluruh kabupaten/kota di Maluku," kata Daniel.

"Jadi misi PGPI adalah untuk meningkatkan kebersamaan dan pelayanan untuk melaksanakan amanat agung bagi kemuliaan Tuhan."

Daniel menyebutkan dari data tahun 2014, jumlah organisasi PGPI di provinsi Maluku ada sebanyak 23 organisasi gereja yang terdiri dari 340 gereja lokal, 706 pendeta dan dengan jemaat sebanyak 32.323 jiwa. 

Kegiatan 5150919756464000539

Poskan Komentar

emo-but-icon

Beranda item

# PILKADA KOTA AMBON

Indeks

# TNI-POLRI

Indeks

#PARIWISATA

# NASIONAL

Indeks

#ANEKA

Kurs Mata Uang